Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Barang Baru>Faktor-faktor pendukung terjadinya interaksi sosial

Faktor-faktor pendukung terjadinya interaksi sosial

oleh: chupitbongkok    
ª
 
3. Faktor-faktor pendukung terjadinya interaksi sosial

Berlangsungnya suatu interaksi dapat didasarkan pada berbagai faktor sebagai berikut,:

a. imitasi

imitasi adalah suatu proses belajar dengan cara meniru atau mengikuti prilaku orang lain. Dalam interksi sosial, imitasi dapat bersifat positif artinya mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah dan nilai yang berlaku dengan mencontoh pada prilaku orang yang conform.

b. Sugesti

sugesti adalah cara pemberian suatu pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu sehingga orang tersebut mengikuti pandangan/pengaruh tersebut tanpa berfikir panjang. Sugesti lasim diberikan dalam interaksi . sugesti terjadi karena pihak yang menerima anjuran itu terteguh secara emosional dan biasanya emosi ini menghambat daya fikir rasionalnya.

c. identifikasi

identifikasi adala kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain, identifikasi lebih mendalam dari pada imitasi karena dengan identifikasi seorang mencoba menempatkan diri dalam keadaan orang lain, mengidentikkan dirinya dengan orang lain, bahkan menerima kepercayaan dan nilai yang dianut orang lain menjadi kepercayaan dan nilainya sendiri. Jadi proses identifikasi dapat membentuk kepribadian seseorang.

Proses identifikasi dapat berlangsung tanpa sengaja atau dengan sengaja sebab biasanya orang memerlukan tipe-tipe ideal tertentu dalam hidupnya. Proses identifikasi berlangsung dalam suatu keadaan ketika seseorang yang melakukan identifikasi benar-benar mengenal pihak lain (yang menjadi tokoh atau idolanya) sehingga pandangan , sikap, keyakinan, dan kaidah-kaidah yang dimiliki tokoh tersebut ingin dimiliki juga dan sangat menjiwainya. Nyatalah bahwa pengaruh identifikasi lebih mendalam dari pada imitasi dan sugesti, walaupun ada kemungkinan bahwa identifikasi diawali oleh imitasi atau sugesti.


d. Simpati

Simpati adalah perasaan “tertarik yang timbul dalam diri seseorang dan menyebabkan merasa seolah-olah berada dalam keadaan orang lain. Misalnya, seseorang merasa sedih melihat penderitaan orang lain yang ditimpa musibah, ia akan mereproduksikan dirinya sendiri kedalam perasaan pihak lain berupa rasa iba atau rasa sayang. Jadi, simpati merupakan suatu proses ketika seseorang merasa tertarik pada perasaan pihak lain.

Dalam hal tertentu simpati mirip dengan identifikasi , yaitu kecendrungan menempatkan diri dalam keadaan orang lain. Perbedaannya bahwa didalam simpati perasaan memegang peranan penting walaupn dorongan utama adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerja sama dengannya tanpa memandang setatus atau kedudukannya . sementara itu , identifikasi didorong oleh keinginan untuk menjadi ‘sama‘ dengan pihak lain yang dianggap mempunyai kelebihan atau kemampuan tertentu yang layak ditiru . proses simpati akan dapat berkembang jika terdapat faktor saling mengerti .

Diterbitkan di: 16 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    keinginan untuk menjadi sama dengan orang lain di namakan Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.