Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Barang Baru>Panduan PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN UPK PNPM Mandiri Perdesaan

Panduan PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN UPK PNPM Mandiri Perdesaan

oleh: cantique     Pengarang : PNPM Mandiri Perdesaan
ª
 
Panduan ini dapat digunakan untuk memeriksa Laporan Keuangan UPK setiap bulan. Pemeriksaan dilakukan atas beberapa item dibawah ini:

1. Laporan Keuangan dibuat per tutup buku tanggal 30/31 setiap bulan, bila pembuatannya bukan di tanggal tersebut karena hari libur maka posisi transaksi terakhir adalah pertanggal sehari sebelumnya.

2. Informasi posisi laporan di Neraca (tgl/bln/thn) harus jelas (contoh per 31 Maret 2008).

3. Periode laporan operasional UPK harus jelas, jika belum pernah melakukan tutup buku, periode laporan operasional UPK, dimulai sejak UPK mulai Operasional/ terbentuk s/d 30-31/bln/thn, jika telah melakukan tutup buku, periode laporan dimulai dari tanggal 1 Januari s/d 30-31/bln/thn.

4. Pelaporan Keuangan UPK harus menggunakan format yang standard.

5. Nilai total Saldo (sisa) “Pinjaman UEP/SPP” di Neraca sama dengan di Laporan Perkembangan Pinjaman (kolom 13) dan Laporan Kolektibilitas Pinjaman (kolom 3).

6. Jumlah “Saldo (sisa) Pinjaman UEP/SPP Kolektibilitas I s/d V” (kolom 4 s/d 8) sama dengan total “Saldo Pinjaman Bulan ini” (kolom 3) di Laporan Kolektibilitas Pinjaman.

7. Bila “Surplus/defisit ditahan” di Neraca nol maka “Pendapatan Operasional - Jasa Pengembalian” UEP/SPP di Laporan Operasional UPK sama dengan total “Realisasi Pengembalian Bunga s/d bulan ini” (kolom 12) di Lap. Perkembngan Pinjaman UEP/SPP.

8. “Realisasi Pengembalian s/d bulan ini (Pokok dan Jasa)” (kolom 11 & 12 Laporan Perkembangan Pinjaman) pada bulan lalu harus sama dengan “Realisasi Pengembalian s/d bulan lalu (Pokok dan Jasa)” (kolom 7 & 8) pada bulan ini.

9. “Realisasi Pengembalian s/d bulan lalu (Pokok dan Jasa)” ditambah “Realisasi Pengembalian bulan ini” sama dengan “Realisasi Pengembalian s/d bulan ini” di Laporan Perkembangan Pinjaman UEP/SPP.

9. Basis pelaporan UPK di Laporan Perkembangan Pinjaman dan Kolektibilitas di Provinsi dan Kabupaten adalah perdesa (bukan kelompok). Urutan Desa dalam laporan tersebut di bulan ini dan di bulan-bulan selanjutnya selalu tetap (tidak berubah). Basis pelaporan yang ada di UPK adalah kelompok, tetap dibuat dan tidak perlu ditiadakan.

10. “Surplus/Defisit berjalan” di Neraca harus sama dengan “Surplus/Defisit” di Laporan Operasional.

11. Nilai “Surplus/defisit ditahan” dari bulan ke bulan berikutnya tetap selama belum tutup buku tahunan kembali.

12. “Total Pendapatan” di Laporan Operasional bulan ini minimal sama dengan ‘Total Pendapatan” di Laporan Operasional bulan lalu.

13. “Total Biaya” di Laporan Operasional bulan ini minimal sama dengan ‘Total Biaya” di Laporan Operasional bulan lalu.

Catatan:
Alokasi pinjaman, target pembayaran dan realisasi pembayaran (pokok & bunga) kelompok-kelompok yang telah lunas tetap tercatat di Laporan Perkembangan Pinjaman.
Diterbitkan di: 07 Juli, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    biar tidak nisbi dalam penafsiran laporan, mendingan upk seindonesia dikasih standarisasi pembukuan. contoh kayak di perbank kan, agar terjadi pemahaman yang sama antar lembaga auditor. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dalam tutup buku akhir tahun UPKN... apakah yang dipakai neraca besar atau sudah memakai neraca microfinance ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara penyusunan arsip upk yang baaik??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    format laporan bp upk Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Cara menyusun laporan keuangan ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Laporan keuangan disusun berdasarkan Transaksi-transaksi yang telah dilakukan, transaksi-transaksi ini kemudian digolong-golongkan sesuai dengan peruntukannya, misal transaski biaya, transaksi investasi, transaksi hutang/piutang, setelah digolongkan baru bisa disusun lap. Keuangannya, demikian semoga bisa membantu. 12 Agustus 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bunga bank di masukan di mna dan uang nya bisa di gunakan ngga,gimna cara penggunaanya ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Bunga Bank dimasukkan dalam pendapatan non operasional, karena pendapatan utama operasional UPK adalah dari jasa pinjaman kelompok dan denda apabila disepakati oleh masyarakat ada denda, penggunaan bunga diperkenankan selama keputusan penggunaan diambil melalui forum MAD dan yang penting penggunaan bunga ini tidak diperuntukkan perorangan, golongan dan kelompok-kelompok tertentu, demikan semoga membantu. Yusfan 12 Agustus 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.