Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Renaldy "Krucil" menjadi waria?

oleh: inarhollic    
ª
 
Renaldy sekarang berubah nama menjadi denada rachman. mantan artis cilik itu memutuskan menjadi waria setelah sekian lama merasa tubuhnya terjebak dalam tubuh laki-laki. sejak kuliah dia seudah mulai berdandan layaknya wanita. bahkan teman kuliahnya banyak yang tidak menyangka bahwa dirinya adalah seorang transgender. waktu kecil dia terkenal tampan dan banyak fans. namun siapa yang menyangka bahwa sekarang bahkan dia lebih cantik dari fans-fansnya. kabar ini sebenernya sudah pernah mencuat tahun 2008. namun tidak banyak terekspos. sekarang dena rachman menjadi pergunjingan di seluruh indonesia. ada yang setuju maupun tidak setuju.
apakah anda setuju?kalo saya menilai, sejak kecil saya melihat dia memang tingkah bukan seperti anak laki-laki. karena perangainya lembut dan sangat wanita sekali.

seperti yang di lansir detik:
Mantan artis cilik Renaldy yang kini akrab disapa Dena Rachman kini telah menjadi seorang transgender. Soalnya, sejak kecil ia mengaku sudah merasa "terjebak" dalam tubuh lelaki.

"It's a gradual phase. Saya selalu merasakan sesuatu yang berbeda sejak kecil. Katakanlah sejak lima tahun," ungkapnya kepada Detikhot.

"I know it sounds so typical, tapi itulah yang aku rasakan. Tidak ada seorang pun yang benar-benar bisa merasakan apa yang aku rasakan. Let them talk!" sambungnya lagi.

Artis kelahiran Jakarta, 30 Agustus 1987 itu mengatakan, konflik batinnya itu sulit dijelaskan. Awalnya ia mengaku merasa aneh, bingung dan marah. Kemudian memasuki fase dimana ia benci dirinya sendiri.

"It's hard to describe. Awalnya merasa aneh, canggung, bersalah, bingung, marah dan kemudian datang ke fase dimana aku benci diriku sendiri. I hate my self so much and feel rejected," katanya.

Anak kedua dari empat bersaudara itu pun mengaku kerap mencari jawaban atas keresahannya tersebut, namun tak jua didapatkan. Ia juga pernah mencoba bersikap biasa, namun dirinya tak nyaman dan tubuhnya menolak.

"Aku mencoba bersikap normal, tapi aku tidak merasa nyaman, my body rejects. And at that time, my friends were feeling uncomfortable with me when I pretend to be normal. It’s just ridiculous," katanya.

Menghilang

Di era 90-an, Dena Rachman dikenal sebagai artis cilik bernama Renaldy. Awalnya ia memulai kariernya sebagai bintang iklan sebuah produk alat tulis. Kemudian teman ayahnya seorang produser mengajaknya untuk bernyanyi dan membuat album.

Kebetulan sang ayah Acan Rachman aktif di dunia entertainment sebagai seorang koreografer dan punya sanggar tari. Sehingga hal itu membantu memuluskan hasratnya menjadi seorang penyanyi.

"Waktu itu aku senang banget ditawarin, kebetulan memang aku senang nyanyi dan tampil di depan orang-orang," ungkapnya.

Sejak saat itu Dena mengaku aktif membuat album dan show ke berbagai daerah di sela-sela waktunya bersekolah. Hingga kariernya pun kemudian kian bersinar ketika menjadi presenter acara Krucil di SCTV.

"Bisa dibilang highlight karier aku dulu sebenarnya lebih dikenal sebagai presenter Krucil. Waktu itu aku lolos dari ribuan peserta audisi dan berhasil menjadi presenter Krucil cukup lama dari tahun 1995-1999 kalau nggak salah," katanya.

Artis lulusan Jurusan Komunikasi, Universitas Indonesia itu pun sering menjadi model video klip. Ia juga tercatat pernah bermain di beberapa sinetron laga seperti 'Misteri Gunung Merapi' dan 'Karmapala' di Indosiar.

Kian beranjak dewasa, Dena pun kemudian memilih untuk meninggalkan dunia entertainment. "It's a normal thing for a child star untuk menghilang ketika mereka dalam masa transisi, seperti perubahan karakter vokal, fisik dan yang paling penting mental," jelasnya.

"Waktu itu aku SMP, terakhir aku masih main sinetron laga. Tawaran untuk nyanyi sudah sangat jarang dan waktu itu sudah regenerasi ke zamannya Sherina. Lagian sudah nggak lucu lagi ya umur segitu kalau masih nyanyi-nyanyi ala artis cilik. Hahaha," kenangnya diiringi tawa.
Diterbitkan di: 23 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa kak dena udah betah dengan semua ini? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.