Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Daur ulang limbah

oleh: oxlay    
ª
 
Daur ulang limbah memiliki beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut:
1) menghindari pencemaran atau kerusakan lingkungan
2) melestarikan kehidupan makhluk hidup yang terdapat di suatu lingkungan tertentu
3) menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup yang terdapat di dalam lingkungan
4) mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik ada yang dapat bertahan hingga 300 tahun
5) mendapatkan tambahan penghasilan. Hasil pengolahan sampah tersebut pada akhirnya dapat dijual untuk mendapatkan keuntungan
6) mendapatkan sumber energi alternatif. Misalnya, sebagai sumber pembangkit listrik
7) mendapatkan bahan baku untuk beberapa produk.

Untuk memudahkan proses daur ulang, perlu dipersiapkan langkah-langkah yang sistematis. Berikut ini adalah beberapa langkah praktis untuk melakukan daur ulang sampah.
1) pemisahan, yaitu pemisahan material yang dapat didaur ulang dengan yang harus dibuang ke penimbunan limbah
2) penyimpanan, yaitu penyimpanan material kering yang sudah dipisahkan ke dalam kotak yang tertutup. Setiap kotak yang tertutup diusahakan hanya berisi satu jenis material tertentu. Misalnya, berupa kertas bekas atau botol bekas. Jika akan membuat kompos, sampah rumah tangga ditimbun pada lokasi pembuatan kompos
3) pengiriman atau penjualan, yaitu pengiriman atau penjualan barang-barang bekas yang sudah terkumpul ke pabrik-pabrik yang membutuhkan atau ke pemulung.

Berikut ini adalah beberapa jenis limbah atau material yang dapat dimanfaatkan melalui daur ulang.
1) kertas. Semua jenis kertas dapat didaur ulang menghasilkan kertas baru
2) gelas. Botol kecap, botol sirup, dan gelas atau piring pecah dapat didaur ulang untuk membuat botol, gelas, atau piring yang baru
3) aluminium. Kaleng bekas makanan dan minuman dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaleng pengemas
4) baja. Baja sisa konstruksi bangunan dapat didaur ulang untuk menghasilkan bahan baku pembuatan baja baru
5) plastik. Limbah plastik dapat dilarutkan dan diproses lagi menjadi bahan pembungkus (pengepakan) untuk berbagai keperluan. Misalnya, dijadikan tas, botol minyak pelumas, botol minuman, dan botol shampo.

Diterbitkan di: 15 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.