Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Lingkungan>Perlengkapan pipa yang dipasang dalam sistem distribusi air minum

Perlengkapan pipa yang dipasang dalam sistem distribusi air minum

oleh: lolypoly    
ª
 
800x600 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}

Beberapa perlengkapan pipa yang umumnya dipasang dalam sistem distribusi air minum adalah :

1. Gate Valve

Mempunyai fungsi untuk mengontrol aliran dalam pipa. Gate Valve dapat menutup suplai air bisa diinginkan dan membagi lainnya di dalam jaringan distribusi.

3. Blow off Valve (katup pembuang Lumpur)

Blow Off Valve ini sebenarnya, merupakan gate valve yang dipasang pada setiap titik mati atau titik terendah dari suatu jalur pipa. Berfungsi untuk mengeluarkan kotoran–kotoran yang mengendap dalam pipa serta untuk mengeluarkan air bila ada perbaikan.

4 Cek Valve ( Non Return Valve)

Dipasang bila pengaliran air didalam pipa diinginkan menuju satu arah. Biasanya cek valve dipasang pada pipa tekan diantara pompa dan gate valve, dengan tujuan menghindari pukulan akibat arus balik yang dapat merusak pompa saat pompa mati.

4 Air Hidrant

Berfungsi untuk menyuplai air bila terjadi kebakaran. Alat ini ditempatkan pada area yang berkecenderungan mempunyai frekuensi kebakaran tinggi,

5 Trush Blok (Angker Blok Beton)

Trush blok ini diperlukan pada pipa yang mengalami beban hidrolik yang tidak seimbang, misalnya padapergantian diameter, akhir pipa, belokan. Gaya yang terjadi harus ditahan oleh trush blok untuk menjaga agar fitting tidak bergerak. Umumnya lebih praktis memasang trush blok setelah saluran ditimbun dengan taah dan dipadatkan, sehingga menjamin mampu menahan geteran atau gaya hidrolik atau beban lainnya. Trush blok hendaknyadipasang pada sisi parit, maka dari itu diperlukan perataan sisi parit atau menggali sebuah lubang masuk ke dalam diding parit untuk menahan gaya gesek.

6 Bangunan Pelintasan Pipa

Bangunan ini diperlukan bila jalur pipa memotong sungai, rel kereta api, dan jalan untuk memberi keamanan pada pipa .

7 Manhole.

Berfungsi sebagai tempat pemeriksaan atau perbaikan bila terjadi gangguan pada valve. Manhole biasanya ditempatkan pada tempat aksesoris yang penting dan pada jalur pipa pada setiap jarak 300 sampai 600 meter, terutama pada diameter besar.

9. Meter Tekanan.

Dipasang pada pompa agar dapat diketahui besarnya tekanan pompa. Kontrol dilakukan untuk

- Menjaga keamanan distribusi dari tekanan kerja pipa.

- Menjaga kontinuitas air.

10. Meter Air.

Berfungsi untuk mengetahui besarnya jumlah pemakaian air dan dapat dipakai sebagai alat pendeteksi ada atau tidaknya kebocoran. Meter air ini, dipasang pada setiap sambungan yang dipakai secara kontinu.


11. Clamp Saddle (Saddle Tapping).

Alat ini berfungsi untuk tapping air, sehingga pengukuran debit dapat dilakukan pipa distribusi. Clamp saddle ini, tidak boleh langsung dipasang pada pipa primer, karena untuk menjaga pemerataan pemakaian air dan tekanan air yang tersedia.

Diterbitkan di: 30 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.