Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Perkumpulan & Berita>Budaya>Tekad Adalah Semangat Yang Tersembunyi

Tekad Adalah Semangat Yang Tersembunyi

oleh: vandicap    
ª
 
Mencintai dirimu sendiri adalah mencintai hidup, mencintai DIA Sang Pencipta, dan mencintai karya ciptaanNYA.
Memelihara, menjaga, melindungi adalah sebuah bukti cinta.
Bumi, hewan, tumbuhan adalah karya ciptaanNYA.
Mulailah memelihara mereka sebagai tanda bukti cintamu kepada dirimu sendiri.

Masa depanmu ditentukan oleh tanganmu sendiri.
Kualitas udara yang kau hirup ditentukan oleh berapa banyak emisi yang kau hasilkan dan berapa banyak pohon yang telah kau pelihara.
Kualitas air yang kau minum ditentukan oleh berapa banyak limbah yang kau buang setiap harinya dan berapa luas tanah yang tak kau tutup dengan aspal.
Tentukan hidup seperti apa yang kau inginkan mulai dari sekarang!

Apapun profesimu. Seberapapun kekayaanmu. Sehebat apapun karirmu.
Semua tidak akan berarti saat air yang kau minum adalah cairan kotor limbah.
Ingat itu!

Gunakan listrik seperlumu. Secanggih apapun teknologi yang kau miliki, semua tak akan berarti saat minyak bumi sudah habis dieksploitasi.

Semewah apapun rumahmu. Semua tak akan berarti saat tak ada lagi kesejukan rindang pohon.
Setiap pohon yang ditebang, tidak akan bisa tumbuh kembali. Ia akan mati, tanah di sekitarnya akan melayu.
Dan kata siapa pula satu pohon ditebang tak akan mengakibatkan banjir?
Pohon adalah tempat penyimpan air yang luar biasa. Dan saat ia ditebang, tak ada lagi penyimpan air. Air akan mengalir tak berhenti, tidak terserap, dan akan menjadikan banjir.

Takutlah akan konsekuensi masa depan. Takutlah saat semua bencana khayalan dalam film menjadi kenyataan esok harimu.

Pertahankanlah kebun kebun rumahmu. Lahan tanah lebih berarti daripada aspal.
Pertahankanlah pohon pohon rindangmu.

Buanglah sampah pada tempatnya.
Bukan di selokan. Bukan pula di jalan. Itu bukan tempat sampah lho!
Apakah itu tidak diajarkan di sekolah dulu?

Gunakanlah isi kepalamu, dan tenagamu untuk melakukan perubahan.
Tidak akan ada hal besar jika kau hanya menunggu.

Mulailah bergerak! Langkahkan kakimu. Kuatkan tekadmu. Mulailah mencintai semuanya dengan lengkap.
Cintai dirimu sendiri, cintailah hidup, cintailah DIA Sang Pencipta, dan cintailah bumi beserta isinya.
Semuanya akan sangat berarti. Sekecil apapun itu…
Diterbitkan di: 13 Desember, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.