Pasca jatuhnya Khadafi, KBRI berhasil mengevakuasi 10 TKW keluar dari Libya. Rombongan TKW yang terakhir yakni 8 orang berhasil dievakuasi pada Selasa, 6 September 2011. Rombongan tersebut dari KBRI Tripoli sekitar pukul 09.00 waktu setempat. pengevakuasian berjalan lancar walau banyak pasukan bersenjata pada pos penjagaan.
setelah tiba diperbatasan, rombongan juga harus menunggu cukup lama, dikarenakan antrean dari warga negara Libya yang hendak memasuki Tunisia. Staf KBRI, M. Yazid mengatakan banyak truk-truk besar kosong dari Libya yang memasuki Tunisia untuk membeli kebutuhan sehari-hari, selain itu juga banyak warga Libya yang masuk ke Tunisia dengan tuan keperluan medis akibat konflik bersenjata banyak warga Libya yang tidak dapat melakukan cek medis secara berkala.
>
Pengurusan izin baik di pos imigrasi Libya maupun di Tunisia
juga memakan waktu berjam-jam karena beberapa TKW tidak lagi memiliki paspor
atau masa berlaku paspornya telah habis. Setelah negosiasi, berhasil dicapai
kesepakatan hingga kedelapan TKW tersebut dapat meninggalkan Libya dan juga
dapat diizinkan memasuki wilayah Tunisia.
Berikut kedelapan TKW yang dievakuasi terakhir: Eliya BT Sana Darsilah (36,
Subang), Roatinih BNT Walir (30, Subang), Parni BT Mai Endi (39, Cianjur),
Asiyah BNT Ardi (45, Tangerang), Dian Yulianti Mahmud (23, Tangerang), Kadmini
BT Said Muhammad (31, Pandeglang), Rosidah BNT Sanawi (30, Indramayu) dan Eni
BT Sair Bosar (33, Subang).