Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Apa itu MWD

oleh: Badali     Pengarang : Akedemi FT surakarta
ª
 
Micro wave diathermy juga merupakan salah satu modalitas fisioterapi yang paling diminati oleh pasien Rumah sakit di Indonsesia. MWD merupakan suatu pengobatan dengan menggunakan stressor fisis berupa energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus listrik bolak-balik (AC) dengan frekuensi 2450 MHz dan panjang gelombang 12,25 cm. Penetrasi MWD terhadap jaringan sangat dangkal atau superficial ± 3 cm dan efek termal yang dihasilkan bersifat lokal tepat pada area yang diobati yaitu daerah lutut. Energi elektromagnetik yang dipancarkan sangat kuat dan perubahan temperatur lebih cepat terabsorbsi pada jaringan yang mengandung banyak cairan atau darah (Forster & Palastanga, 1981).
Efek dari micro wave diathermy (MWD) antara lain:

a. Efek psikologis.
Efek psikologis yang dihasilkan adalah meningkatkan temperatur lokal. Menurut Forster (1981), dari peningkatan temperatur ini akan menimbulkan beberapa reaksi antara lain:
1) Meningkatkan aktivitas metabolisme.
Dengan meningkatkan sirkulasi darah, maka pengangkutan sisa metabolisme juga akan meningkat.
2) Meningkatkan aliran darah.
Rasa hangat yang dihasilkan MWD dapat memberikan pengaruh vasodilatasi pembuluh darah sehingga suplai O2 dan nutrisi ke jaringan juga semakin meningkat.
3) Menstimulasi reseptor saraf yang terdapat dalam kulit atau jaringan.
Efek termal yang dihasilkan MWD dapat menaikkan ambang rangsang nyeri (threshold) dari serabut saraf disekitar lutut sehingga menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah, sirkulasi darah ke jaringan akan meningkat dan diikuti dengan pembuangan substansi nyeri, sehingga akan didapatkan efek sedatif pada jaringan.

b. Efek terapeutik.
Efek terapeutik yang dihasilkan adalah meningkatkan suplai darah, mengurangi nyeri dan mengurangi spasme otot (Forster,1981).
Adapun kontra indikasi dalam pemberian MWD diantaranya sebagai berikut 1) logam pada tubuh, 2) gangguan peredaran darah/ pembuluh darah, 3) nilon dan bahan lain yang tidak menyerap keringat, 4) jaringan dan organ yang mempunyai banyak cairan seperti mata atau luka yang basah, 5) gangguan sensibilitas, 6) kehamilan, 7) menstruasi.

Diterbitkan di: 14 April, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mohon di tampilkan dosis mwd utk pasien lbp Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.