Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Pengertian Sistem Kasta

Pengertian Sistem Kasta

oleh: Andaiyani4    
ª
 
  • Sistem kasta atau kasta adalah jenis struktur sosial yang membagi masyarakat berdasarkan status sosial yang diwariskan. Kata kasta berasal dari bahasa portugis yang berarti pembagian masyarakat.

    Penggunaan Sistem kasta telah menentukan bahwa masyarakat beragama Hindu dibagi menjadi beberapa kelompok dan tingkat. Pada umumnya, kelas tertinggi adalah para brahmana atau Brahmana, sedangkan kelas terendah adalah kaum pariah atau dikenal sebagai "mereka yang tidak bisa disentuh" atau dalam bahasa Inggris "untouchables".

    Berikut ini catur warna dalam sistem kasta yaitu
    1. Brahmana, berwarna kulit putih, orang-orang yang bekerja di bidang spiritual, rohaniawan, pandita, Guru
    2. Ksatriya, berwarna merah, pendekar, kepala dan anggota pemerintahan
    3. Waisya, berwarna cokelat, para pekerja di bidang ekonomi, petani, pedagang
    4. Sudra, warna hitam, buruh
    5. pariah, warna hitam, buruh kasar
    6. Candala, perkawinan antar warna

  • Sejarah Sistem Kasta
    Sistem Kasta bersumber dari Bhagavad Gita yang menyatakan :
    1. Pekerjaan-pekerjaan kaum brahmana, Ksatriya, Vaishya, dan Sudras adalah berbeda, harmonis dengan tiga kekuatan yang berkaitan dengan kelahiran mereka.
    2. Peranan kaum brahmana adalah keamanan; harmonis, austerity, dan kesucian; kecintaan-kemaafan dan pribadi yang murni; berwawasan, berhikmah dan berkepercayaan.
    3. Peranan kaum Ksatriya: pikiran seorang perwira, berdarah panas, constancy, resourcefulness, berani dalam perang, pemurah dan seorang pemimpin yang baik.
    4. Perdagangan, pertanian dan membajak kerbau adalah pekerjaan kaum Vaishya.
    5. Dan kerja kaum Shudra pula adalah untuk memberi pelayanan.

    Selain India, sistem ini ada di negara-negara lain juga. Di Afrika Selatan misalnya sewaktu era apartheid penduduk berkulit putih dianggap lebih baik superior dibandingkan masyarakat bukan kulit putih. Di Jepang juga masyarakatnya yang menetap di Amerika Selatan dipandang rendah dan sulit mendapat kewarganegaraan di negara sendiri. Sedangkan, saat pemerintahan Adolf Hitler, rakyat Jerman Yahudi disisihkan dan dianggap sebagai kelas kedua. Kebanyakan sistem kasta pada abad ke-20 ini adalah rekaan manusia semata-mata untuk menunjukkan kebencian terhadap bangsa, agama atau keturunan.
    Diterbitkan di: 30 Januari, 2013   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa dalam ajaran hindu ada pembagian kasta? sedangkan di ajaran buddha tidak ada Lihat semua
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .