Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Pengertian Kelompok Sosial Menurut Ahli

Pengertian Kelompok Sosial Menurut Ahli

oleh: 3handoyo     Pengarang : 3handoyo
ª
 
Pengertian Kelompok Sosial, bukanlah sekelompok orang yang berkumpul secara serampangan. Tapi harus amemiliki syarat-syarat tertentu agar dapat disebut sebagai kelompok sosial. Di dalam sebuah keluarga paling tidak terdapat ayah, ibu, dan anak. Apakah ayah dan ibu sudah bersama sejak kecil? Tentu tidak. Sebelum terikat dalam lembaga perkawinan, mereka hidup bersama kelompok sosialnya masingmasing, yaitu keluarganya.

Ayah dan ibu dalam perjalanan hidupnya melakukan sosialisasi, dalam
Kelompok sosial bisa terjadi secara alami atau bisa pula dengan sengaja
dibuat. Hal ini dikarenakan organisasi sosial ditujukan untuk mencapai
tujuan tertentu. Pernahkah Anda berpikir, mengapa ketika Anda masih kecil
senang bermain dengan teman yang sebaya? Mengapa Anda tidak bermaindengan orang tua? Nah, hal itu yang merupakan contoh terbentuknya kelompok sosial secara alami. Sebaliknya RT, RW, Karang Taruna, dan arisan
merupakan kelompok sosial yang sengaja dibuat. Jadi, apakah yang dimaksud
dengan kelompok sosial itu sendiri? Berikut merupakan beberapa pengertian
kelompok sosial menurut para ahli:

Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli
1. Menurut Robert K. Merton (Dalam Kamanto Sunarto, 131 ; 2000),
pengertian kelompok sosial adalah sekelompok orang yang saling berinteraksi
sesuai dengan pola yang telah mapan.
2. Menurut Bierstedt (Dalam Kamanto Sunarto, 130 ; 2000), kelompok
sosial adalah kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis,
berhubungan satu dengan yang lain, tetapi tidak terikat dalam ikatan
organisasi.

Menurut Soerjono Soekanto (115 ; 2005) suatu himpunan manusia
dapat dinamakan kelompok sosial, apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. setiap anggota kelompok harus sadar bahwa dia merupakan sebagian dari kelompok yang
bersangkutan,
2. ada hubungan timbal balik antaranggota,
3. ada suatu faktor yang dimiliki bersama seperti nasib, kepentingan, tujuan, ideologi
politik, dan lain-lain.
4. berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola perilaku, dan
5. bersistem dan berproses.

Dari beberapa pengertian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa
dalam kelompok sosial terdapat anggota kelompok yang saling berinteraksi
dan memiliki kesadaran dalam satu ikatan. Tidak semua orang yang berkumpul
merupakan kelompok sosial. Mungkin saja berkumpulnya orang tersebut
karena adanya rangsang tertentu dan bukan atas kesadaran jenis. Contohnya
orang-orang yang sedang membeli karcis kereta api, orang yang sedang naik bis,
orang yang sedang menonton sepak bola, dan sebagainya. Mereka sebenarnya
juga merupakan kelompok, tetapi bersifat semu, dan tidak permanen. Demikian pengertian kelompok sosial.

Sumber: Sosiologi 2: untuk SMA/MA Kelas XI /penulis, Puji Raharjo :
editor, Ravik Karsidi . -- Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Diterbitkan di: 31 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apakah tidak ada pertanyaan apapun tentang ringkasan ini? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. 3handoyo

    tanya

    apa tidak ada yang mau bertanya tentang ringkasan ini?

    0 Nilai 29 Maret 2013
X

.