Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Proses Asosiatif Akomodasi

Proses Asosiatif Akomodasi

oleh: MulaiLagi     Pengarang : Dio Thohir
ª
 

Hubungan antar Manusia di dunia ini selalu selalu dinamis, kadang kala baik kadang juga buruk. Untuk bisa menstabilkan keadaan hubungan tersebut maka diperlukan akomodasi. Pengertian akomodasi secara khusus adalah upaya untuk menyelesaikan sebuah pertentangan antar individu tanpa membuat salah satu pihak kehilangan kepribadiannya.

Adapun tujuan akomodasi adalah :

a. Membangkitkan kerjasama antar individu

b. Mengurangi pertentangan antar individu

c. Diusahakan ada persatuan atau peleburan dalam kelompok sosial masyarakat

Berikut adalah bentuk-bentuk Akomodasi :

(1) Kompromi : Akomodasi yang terbentuk karena pihak-pihak yang bertikai saling mengurangi tuntutannya sehingga ada kesanggupan untuk memenuhi tuntutan itu dan terpacai penyelesaian masalah tersebut.

(2) Coercion atau paksaan : dalam bentuk akomodasi ini cenderung karena adanya ketidakseimbangan kekuatan sehingga kedua bela pihak sehingga persetujuan tercapai karena ada paksaan dari yang pihak yang lebih kuat.

(3) Mediasi : Upaya akomodasi dengan menghadirkan pihak ketiga ditengah pihak yang bertikai tetapi pihak ketiga itu hanya sebagai penasehat agar pihak yang bertikai bisa menyudahi pertikaiannya.

(4) Arbitration atau penengah : Jika pihak-pihak yang bertikai tidak mampu mencapai kompromi maka diperlukan pihak ketiga yang dipilih oleh kedua pihak untuk menyelesaikan secara terpisah.

(5) Kesabaran : Dengan adanya sifat sabar dari salah satu pihak yang bertikai maka secara berlahan-lahan perselisihan dapat berkurang dan hilang sama sekali.

(6) Konsilisasi : Suatu upaya untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan bersama.

(7) Skakmat atau terperangkap : Dalam kondisi kedua pihak yang berselisih mempunyai kekuatan yang sama dan tidak dapat ditentukan pemenangnya serta berlangsung lama maka perselisihan itu akan berhenti pada suatu titik tertentu.

(8) Keputusan Pengadilan : Pada kejadian di mana tidak ada jalan lain untuk menyelesaikan masalah maka jalan terakhir yang ditempuh adalah penyelesaian di pengadilan. Apapun keputusan pengadilan harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang bertikai.

Diterbitkan di: 14 Nopember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    gambar akomodasi Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.