Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Jenis-jenis Sosialisasi

Jenis-jenis Sosialisasi

oleh: Matnuh    
ª
 
Ada dua macam sosialisasi yaitu sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder menurut Goffman yaitu sebagai berikut :
1. Sosialisasi Primer

Menurut Peter L. Berger dan Luckmann mendefinisikan bahwa sosialisasi primer sebagai sosialisasi pertama kali yang dijalani seorang individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat di rumah (keluarga), sosialiasi primer terjadi saat anak berusia 1-5 tahun.

Sosialisasi Primer untuk semasa kecil sangat penting karena dapat menetapkan perilaku dasar bagi semua sosialisasi anak tersebut di masa depan. Sosialisasi primer terjadi ketika seorang anak belajar sikap, nilai, dan tindakan yang tepat sebagai seorang individu dan juga sebagai anggota masyarakat / keluarga dengan budaya tertentu. Hal dipengaruhi oleh keluarga dekat dan teman. Misalnya jika seorang anak melihat / nya ibunya mengekspresikan pendapat diskriminatif tentang sekelompok minoritas, maka anak tersebut mungkin berpikir perilaku ini dapat diterima dan bisa terus memiliki pendapat tentang kelompok minoritas.

2. Sosialisasi sekunder

Sosialisasi sekunder mengacu pada proses belajar suatu perilaku yang sesuai sebagai anggota kelompok yang lebih kecil dalam masyarakat kepada yang lebih besar. Pada dasarnya, sosialisasi ini merupakan sosialisasi dengan pola perilaku diperkuat oleh agen sosialisasi masyarakat.

Sosialisasi sekunder terjadi di luar rumah. Di mana anak-anak dan orang dewasa belajar bagaimana bertindak dengan cara yang sesuai untuk situasi dimana mereka berada.

Lembaga seperti sekolah (pembentuk sosialisasi) menciptakan perilaku yang sangat berbeda dari rumah, dan Anak-anak harus bertindak sesuai dengan aturan baru. Guru harus bertindak dengan cara yang berbeda dari murid dan belajar aturan baru dari orang-orang di sekitar mereka. Sosialisasi sekunder biasanya berhubungan dengan remaja dan orang dewasa, dan melibatkan perubahan kecil dari yang terjadi dalam sosialisasi primer. Contoh-contoh seperti Sosialisasi sekunder seperti seseorang yang memasuki dunia pekerjaan yang baru atau pindah ke lingkungan baru atau masyarakat.

Diterbitkan di: 26 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    embuhhhhhhhhhhhh.................? kasih tau ga yahhhhhhhhh...... :'( Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.