Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Pengertian Kepribadian Muslim

Pengertian Kepribadian Muslim

oleh: irzu     Pengarang : muhammad
ª
 
Kepribadian (al-shakhs}iyyah) berasal dari kata “pribadi” yang mendapat
awalan “ke” dan akhiran “an”. Kata “pribadi” artinya manusia sebagai
perseorangan (diri manusia sendiri). Selain al-shakhs}iyah ada istilah lain
dalam bahasa Arab yang juga menunjukkan makna kepribadian yaitu al
huwiyah dan al z}a>tiyah, sedangkan term yang lebih dikenal dalam al-
Qur’an adalah al nafsiyah, berasal dari kata nafs yang berarti pribadi atau
kepribadian. Shafi’i, menerjemahkan kata nafs sebagai”…personality, self, or
level of personality developmental” (kepribadian, diri pribadi, tau tingkat
suatu perkembangan kepribadian).
Menurut Gordon W. Allport yang dikutip oleh Abdul Aziz Ahyadi,
kepribadian adalah organisasi sistem jiwa raga yang dinamis dalam diri
individu yang menentukan penyesuaian dirinya yang unik terhadap
lingkungannya.
Selanjutnya Ahyadi memaparkan analisisnya terhadap definisi kepribadian
di atas, maka kepribadian itu intinya memuat hal-hal berikut:
a. Kepribadian merupakan suatu kebulatan, keutuhan organisasi atau sistem
yang mengikat dan mengaitkan berbagai macam aspek atau komponen
kepribadian
b. Kepribadian merupakan organisasi yang terdiri dari jiwa dan raga.
c. Kepribadian bisa dibentuk oleh kecendrungan yang berperan secara aktif
dalam menentukan tingkah laku individu yang berhubungan dengan
dirinya sendiri dan lingkungnan masyarakat.
d. Kepribadian setiap individu bersifat unik, khusus, yakni mempunyai ciriciri
tersendiri dan tidak ada yang menyamainya.
Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud
dengan kepribadian adalah suatu sifat hakiki yang unik serta dinamis dari
setiap individu yang merupakan keutuhan atau kebulatan unsur jiwa dan raga
yang bisa berkembang dan terpengaruh oleh faktor dari dalam atau dari luar
dirinya.
Adapun yang dimaksud dengan kepribadian muslim dalam arti
kepribadian yang islami, menurut Abdul Mujib adalah sebuah integrasi sistem
kalbu, akal dan nafsu manusia yang menimbulkan tingkah laku. Definisi
tersebut menurutnya berpijak pada struktur fitrah manusia.
Selanjut Abdul Mujib memaparkan, bahwa manusia memiliki fitrah
jasmani sebagai struktur biologis kepribadiannya dan juga memiliki struktur
fitrah ruhani sebagai struktur psikologis kepribadiannya. Gabungan keduanya
disebut dengan fitrah nafsani yang merupakan struktur psikopisik kepribadian
manusia.
Fitrah nafsani memiliki tiga daya, yaitu (1) kalbu sebagai fitrah ilahiyah
yang merupakan aspek supra kesadaran menusia yang berfungsi sebagai daya
emosi (rasa); (2) akal sebagai fitrah insaniyah merupakan aspek kesadaran
menusia yang berfungsi sebagai daya kognitif (cipta); dan nafsu (fitrah
hayawaniyah sebagai aspek pra atau bawah kesadaran manusia yang berfungsi
sebagai konasi (karsa). Ketiga komponen fitrah nafsani ini berintegrasi untuk
mewujudkan suatu tingkah laku
Diterbitkan di: 29 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.