Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Sejarah Perkembangan Tasawuf 2

Sejarah Perkembangan Tasawuf 2

oleh: rajauntung     Pengarang : Amrozi
ª
 
Tahapan Pengorganisasian
Pada tahapan di atas telah disinggung bahwa kehidupan sufi di awal
pertumbuhannya pada abad ke-8 sampai ke-9 M. masih bercorak individu
dan belum membentuk kelompok. Para sufi hidup tersebar dan terpisah
sesuai dengan kecenderungan pilihan hidup mereka.
Ketika dunia Islam mengalami stagnansi, degradasi pada abad ke-12
M. Dibarengi juga dengan munculnya taqlid, desintegrasi umat, konflik
antarkelompok. Sementara pada sisi lain, keilmuan Islam tidak
berkembang secara kritis. Maka periode ini ditandai dengan maraknya
institusi tarekat yang menjadikan ide tasawuf menjadi sebuah rutinitas
spiritual dengan disiplin ketat melalui cara-cara autohipnotis sufistik yang
cenderung asketik-metafisik individual.
Setelah semakin parah perilaku dari khalifah, yang melanggar
ajaran Islam. Serta akibat adanya kesamaan tujuan dan pemahaman, serta
banyaknya pengikut, akhirnya mereka menyatu membentuk komunitas
yang kecil-kecil. Kelompok ini akhirnya membesar, menyebar dan
membentuk jama’ah yang menetap di tempat-tempat tertentu yang
dinamakan zawiyah, khalwah, khanaqah.
Secara bertahap, setelah pengajaran tasawuf dilakukan oleh seorang
guru individual kepada kumpulan murid, tasawuf kemudian melembaga
dalam organisasi yang solid yang berpusat pada guru. Biasanya nama
organisasi itu dinamai berdasarkan nama sang pendiri dan didasari oleh
susunan aturan definitiv yang meliputi etika, tuntutan perilaku, wirid,
teknik meditasi dan lain-lain.
Karena sudah menjadi sebuah jama’ah, maka dibutuhkan norma,
aturan dan ajaran yang mengikat anggota mereka. Norma dan aturan itu
kemudian menjadi ajaran-ajaran yang diamalkan secara praktis, yang
menjadi ciri khas masing-masing aliran. Aliran atau madhhab ini terjadi
pasca abad ke-12 M berubah menjadi kelompok tarekat, yang memiliki
rujukan kepada madhhab atau aliran tasawuf tertentu.
Tarekat tumbuh sangat pesat, bahkan belum ada studi yang dapat
menyebutkan jumlah tarekat secara pasti. Tarekat hadir dan tumbuh
hampir di seluruh dunia Islam. Diantaranya adalah; Tarekat Qadiriyah,
tarekat Syadziliyyah,tarekat Kubrawiyyah, tarekat Maulawiyah dan
tarekat Naqsabandiyah
Tarekat telah memberikan sumbangsih yang begitu besar bagi
perkembangan Islam. Banyak peranan positif dalam sejarah Islam yang
dimainkan oleh tarekat sufi di berbagai bidang, mulai dari politk,
pendidikan sampai pada seni.
Diterbitkan di: 14 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.