Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Sosiologi Politik: Pengertian dan Lingkup Kajian

Sosiologi Politik: Pengertian dan Lingkup Kajian

oleh: JoanKeatt     Pengarang : Wikipedia
ª
 
Sosiologi politik kontemporer telah jauh mengalami perkembangan. Lingkup kajian sosiologi melibatkan persoalan yang lebih luas daripada mengenai hubungan antara negara dan masyarakat. Beberapa persoalan kontemporer dalam sosiologi politik misalnya, hubungan antara pengetahuan dan sumbangan pengetahuan pada demokrasi. Bagaimana tubuh juga merupakan situs kekuasaan, dan lain sebagainya.

Namun, persoalan-persoalan kontemporer yang menjadi kajian dalam sosiologi politik bukan kemudian mengganti topik-topik kajian yang lama. Secara tradisional, terdapat tiga bidang kajian yang utama dalam sosiologi politik, yaitu:
1. Formasi sosio-politik negara modern.
2. Peranan: siapa yang berperan dan bagaimana kesenjangan sosial antarkelompok (misalnya, kelas, gender, ras, dan lain-lain) berpengaruh pada politik.
3. Bagaimana tren di luar lembaga formal dan gerakan sosial mempengaruhi institusi formal dan berpengaruh pada politik formal.
4. Relasi-relasi kekuasaan di dalam dan di antara kelompok-kelompok sosial. Misalnya, keluarga, tempat kerja, birokrasi, media, dan sebagiannya.


Dengan kata lain, lingkup kajian sosiologi politik adalah bagaimana tren sosial, dinamika, dan struktur dominasi berpengaruh pada proses-proses politik formal. Sosiologi politik juga mengkaji berbagai kekuatan sosial bekerja sama mengubah kebijakan politik.

Terdapat tiga kerangka teoretis utama dalam sosiologi politik
, yaitu pluralisme, teori elite, dan teori kelas. pluralisme melihat politik sebagai kontes di antara kelompok kepentingan yang bersaing. Teori elite menjelaskan apa itu negara dengan mengabaikan kendala dari struktur organisasi, semi otonomi negara, dan kepentingan yang muncul dari negara sebagai sebuah organisasi, dan kekuatan yang terpusat. Analisis teori kelas sosial menekankan pada kekuatan para elite kapitalis. pendekatan ini dibagi menjadi dua, yaitu pendekatan struktur kekuasaan, instrumentalis, dan strukturalis. Pendekatan struktur kekuasaan menganalisa “siapa yang berkuasa”. Pendekatan strukturalis menganalisa bagaimana operasi kapitalis memungkinkan negara melakukan apa pun.

Sosiologi politik kontemporer mengkaji permainan kekuasaan dan politik di masyarakat yang memasukkan hubungan negara dengan masyarakat. Perkembangan kajian sosiologi politik kontemporer mendapat pengaruh dari kajian cultural studies (Stuart Hall), postrukturalisme (Michel Foucault dan Judith Butler), pragmatisme (Luc Boltanski), teori strukturasi (Anthony Giddens), dan sosiologi budaya (Jeffrey C Alexander).
Diterbitkan di: 12 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa ada bahan atau tulisan mengenai sistem legitimasi daerah Timor Tengah Utara propinsi NTT? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. Fika

    above

    much less

    0 Nilai 17 September 2012
X

.