Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Pengertian Notasi dan Lambang-lambang Model Antrian

Pengertian Notasi dan Lambang-lambang Model Antrian

oleh: rajauntung     Pengarang : khirzuddin
ª
 
Format standart guna melukiskan notasi model populasi antrian dengan fasilitas pelayanan yang pararel ditulis dalam simbol (a/b/c) : (d/e/f)Simbol-simbol a,b,c,d,e dan f merupakan unsur-unsur dasar dari model antrian dengan pengertian sebagai berikut :A : Distribusi kedatanganB : Distribusi waktu pelayanan (atau keberangkatan)C : Banyaknya fasilitas pelayanan (c = 1,2,….)D : Peraturan pelayanan (misalnya FCFS, LCFS dan lain-lain)E : Jumlah maksimum antrian yang diijinkan dalam sistemF : Ukuran sumber inputSimbol pengganti untuk a dan b biasanya digunakan notasi-notasi sebagai berikut:M : Distribusi kedatangan dan kepergian adalah poisson atau distribusi antar kedatangan dan waktu pelayanan eksponensialD : Waktu antar kedatangan dan diketahui dengan pasti dan konstanEk : Distribusi waktu antar kedatangan dan waktu pelayananGl : Distribusi kedatangan general independentG : Distribusi kepergian general distribusiSimbol pengganti d digunakan notasi : GD : Jika disiplin antrian yang digunakan adalah FCFS, LCFS, atau SIRO, dimana:FCFS : First Come, First ServedLCFS : Last Come, First ServedSIRO : Service Random OrderSimbol e diganti dengan bilangan positif yang menyatakan jumlah server, simbol e dan f menyatakan jumlah terbatas atau tidak terbatas didalam sistem dan populasinya.Sedangkan terminology dan notasi yang digunakan dalam perhitungan model antrian adalah sebagai berikut :Keadaan sistem : Jumlah langganan (unit) yang menunggu pelayananPanjang antrian : Jumlah langganan (unit) yang menunggu pelayanan = Keadaan sistem dikurangi jumlah unit yang dilayaniEn : Keadaan dimana ada n calling unit pada sistem antrianPn(t) : Kemungkinan bahwa tepat ada n calling unit pada sistem antrian pada saat tS : Jumlah pelayanan (untuk saluran pelayanan pararel) pada sistem antrianλn : Tingkat kedatangan rata-rata (Ekspektasi jumlah kedatangan persatuan waktu) dari calling unit baru jika ada n unit dalam sistemJika λn adalah konstan untuk semua n maka dapat ditulis sebagai λ, jika μn konstan untuk semua n ≥ 1, maka dapat ditulis sebagai μ.Disini μn = Sμ jika n ≥ S, sehingga seluruh pelayanan (seluruh S) sibuk. Dalam hal ini 1/α menyatakan ekspektasi waktu pelayanan.P = λ/Sμ adalah faktor penggunaan (utilitas) untuk fasilitas pelayanan, yaitu ekspektasi perbandingan dari waktu sibuk para pelayan.Jika suatu sistem antrian telah mulai berjalan, keadaan sistem (jumlah unit dalam sistem) akan sangat dipengaruhi oleh state (keadaan) awal dan waktu yang telah dilalui. Dalam keadaan seperti ini, sistem dikatakan dalam kondisi transien. Tetapi, lama-kelamaan keadaan sistem akan independent terhadap state awal tersebut, dan juga terdapat waktu yang dilaluinya. Keadaan sistem seperti ini dikatakan berada dalam kondisi steady state. Teori antrian cenderung memusatkan pada kondisi steady state, sebab kondisi transient lebih sukar dianalisa.Notasi-notasi berikut ini digunakan untuk sistem dalam kondisi steady state.Pn : Kemungkinan bahwa ada n calling unit dalam sistem antrianL : Ekspektasi panjang garis atas (jumlah pelanggan dalam sistem)Lq : Panjang antrian atau jumlah pelanggan dalam antrianW : Waktu menunggu dalam sistem (termasuk pelayanan)Wq : Waktu menunggu dalam antrian (tidak termasuk pelayanan)
Diterbitkan di: 02 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.