Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Koonflik terjadi di indonesia dan jumlah suku di indonesia

Koonflik terjadi di indonesia dan jumlah suku di indonesia

oleh: IrvanEfprada     Pengarang : irvan efprada
ª
 
Indoensia sering disebut sebagai "negara seribu konflik".Sebutan yang di letakan karna banyaknya konlik yang pernah dan sedang berlangsung di indoensia .beberapa konflik berskala keci sehingga mungkin yanris tidak pernah terdengar . Namun sebagai konflik menyita banyak perhatian publik,tidak saja karna skalanya yang besar ,tetapi juga yang meluas nya dampak yang di timbulkan.

Beberapa peristiwa yang memicu serangan inside kekerasan antara lain.sebagai konlik pilkada di seruruh indoensia .seringkayan demonstrasi menolak kenaikan BBM,demosntransi menolak undang - undang AntiPornografi,demosntrasi menurut penturuna harga sembako,dan kekerasan terkait persoaalan ahmadiyah.bagaimana realitas konflik sosial di indonesia di indoensia?

Data dan Konlik Tahon 2008
berdasarkan data yang di kumpulkan oleh Institut Titan perdamayan ,selama tahun 2008 terjadi 1.136 inside kekerasan di indonesia artinya setiap hari rata rata terjadi tiga inside di indonesia .terdapat beberapa inside yang menonjol selama tahun 2008 yaitu pengahakiman masal sebayak 30% atau 338 inside,tawuran dengan 21% atau 240 inside,konflik politik dengan 16% atau 180 inside,selanjutnya menyusul konflik sumber daya ekonomi sebayak 11% atau 123 inside konflik sumber daya alam 10% atau 109 insidepengeroyokan menempati 4%atau sebayak 47 inside ,di susul oleh konflik entis/agama sebayak 2% atau 28 inside,dan lain lain.adapun beberapa wilayah di indoensia dengan intensitas kekerasan tertinggi yaitu provinsi sulawesi tengah,DKI jakarta,jawa barat,lampung ,sumatra ,dan Naggro Aceh Darusalam kekerasan tersebut juga mengakibatkan sedikitnya 112 orang meninggal dan 1.736 orang luka - luka.

Tingginya kekerasan tersebut tidak di barengi upaya penegakan hukum yang seimbang
menurut data yang di data oleh institut Titian perdamayan,upaya penyelesayan kasus tersebut sangat rendah yaitu hanya 28% kasus yang di selesaikan secara hukum dan 3% kasus diselesaikan secara adat dan kekeluargaan .
Diterbitkan di: 09 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.