Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Faktor penyebab kenaikan harga BBM

Faktor penyebab kenaikan harga BBM

oleh: lanangsuksess     Pengarang : khisbiat
ª
 
Penetapan harga yang mulai disesuaikan dengan mekanismepasar baru diterapkan tahun 2007. Cara baru ini ternyata cukup ampuhuntuk menghilangkan penyelundupan BBM ke luar negeri. Kita jugamakin jarang mendengar kasus penimbunan. Kenaikan tarif teleponrencana awalnya sudah diberlakukan sejak tahun 2003, tetapi baruterealisasikan tahun lalu. Tarif angkutan dan tarif dasar listrik (TDL)telah berkali-kali dinaikkan.Dilihat dari magnitudenya, kenaikan harga BBM, tarif dasarlistrik, telepon, dan angkutan umum yang diputuskan pemerintah mulaiberlaku awal Januari 2003 sampai saat ini masih belum turun. Apamakna dari perbedaannya dengan kenaikan harga komoditaskomoditasyang dikendalikan pemerintah yang terjadi sebelumnya.Perbedaan yang paling mencolok ialah keberanian pemerintah untukmenaikkan harga komoditas-komoditas tersebut secara serempak.36Ada dua faktor yang mungkin melatarbelakanginya. Pertama,kenaikan harga-harga komoditas yang dikendalikan pemerintah tidak berdampak besar terhadap inflasi. Sepanjang tahun 2002, inflasi cukupterkendali, yakni hanya sedikit di atas 10 persen, atau persisnya 10,03persen. Terkendalinya inflasi menandakan pasar tak mengalamikekurangan pasokan walaupun bisa saja lebih disebabkan olehpermintaan yang yang relative turun.Kedua, pemerintah tampaknya secara konsisten melanjutkanprogram penyesuaian struktural. Tidak menaikkan harga -harga berartihanya akan menunda masalah dan menimbulkan beban yang lebihbesar lagi di masa depan. Jika fase sulit ini bisa dilampaui segera,maka ruang gerak perekonomian untuk tumbuh lebih tinggi bisadipercepat. 37Mengenai penyebab terjadinya kenaikan harga dankelangkaan BBM pengamat politik daerah kalimatan selatanmenyimpulkan ada tiga faktor penyebab, yaitu: faktor teknis, faktorspekulatif, dan faktor politik ekonomi.Pertama, dari sisi teknis, kelangkaan BBM terjadi karenasupply BBM bersubsidi berkurang sehingga tidak dapat memenuhikebutuhan lokal dan nasional. Berkurangnya supply BBM disebabkanadanya program konversi minyak tanah ke gas LPG dan terjadinyagoncangan harga minyak dunia. Meningkatnya harga minyak duniasebesar 40% hanya dalam waktu empat bulan, menyebabkankemampuan finansial Pertamina mengimpor minyak mentah dan BBM menjadi sangat terbatas. Akibatnya Pertamina tidak dapat memenuhikebutuhan kilang minyaknya yang berdampak pada berkurangnyapasokan BBM.Kedua, Faktor spekulatif yang berasal dari dalam negeri danluar negeri. Di dalam negeri adanya BBM bersubsidi dan BBM tidakbersubsidi untuk industri menyebabkan disparitas harga. Misalnyaberdasarkan harga yang ditetapkan Pertamina tanggal 15 Desember2007 untuk wilayah I, harga solar bersubsidi Rp 4.300 per litersedangkan harga solar non subsidi mencapai Rp 8.235 per liter.Perbedaan harga ini menyebabkan terjadinya pasar gelap BBM.Sehingga sebagian pasokan BBM untuk masyarakat pada tahapdistribusi diselewengkan ke industri, apalagi tingkat kenaikan hargaBBM non subsidi pada Desember ini mencapai 21% lebih. Jadikebijakan pemerintah menghapuskan sebagian subsidi memilikidampak buruk yakni ekonomi gelap.Dalam pengamatan yang paling banyak mendapatkankeuntungan dari kenaikan harga minyak dunia bukan negara eksportirminyak tetapi perusahaan-perusahaan pemilik ladang eksplorasi danindustri pengilangan minyak, serta para broker (spekulan).Ketiga, faktor politik ekonomi sangat menentukanpenguasaan dan harga minyak dunia. Faktor ini pula yangmenyebabkan spekulasi lokal dan internasional, dan supply yang tidakberimbang di tingkat nasional. Di Indonesia sejak Orde Baru pemerintah telah meliberalisasi sektor hulu (upstream) migas sehinggahampir 90% produksi minyak Indonesia dikuasai asing. Paskareformasi, Pemerintah dan DPR kebablasan dengan mengeluarkan UUMigas no 22 tahun 2001. Undang-undang yang draftnya dibuat olehAmerika melalui lembaga bantuannya USAID dan Bank PembangunanAsia semakin memantapkan liberalisasi di sektor hulu dan memberikanjalan bagi swasta dan asing berinvestasi dalam bisnis SPBU danpendristibusian BBM. Liberalisasi sektor hilir (downstream) migas inimendorong pemerintah untuk menaikan harga BBM dengan caramengurangi subsidi untuk menarik investor asing. Secara generalfaktor penyebab naiknya harga BBM adalah:38a) Naiknya harga minyak mentah internationalb) Naiknya biaya produksic) Dampak pencabutan subsidi terhadap bahan bakar minyak

Tujuan penetapan harga
Salah satu tujuan penetapan harga yang dilakukan oleh setiapperusahaan yang paling mendasar adalah berorientasi pada citra.Image suatu perusahaan dibentuk melalui strategi penetapanharga, perusahaan dapat menetapkan harga tinggi atau rendah adalahuntuk membentuk atau mempertahankan citra positif perusahaan.Misalnya memberikan jaminan bahwa harga tersebut merupakan hargayang terendah disuatu wilayah tertentu, karena pada hakikatnya baik
penetapan harga tinggi maupun rendah bertujuan untuk meningkatkanpersepsi konsumsi terhadap keseluruhan bauran produk yangditawarkan perusahaan
Diterbitkan di: 28 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa penyebab kenaikan harga tarif telepon Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.