Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Latar Belakang Pemikiran Muhammad Iqbal

Latar Belakang Pemikiran Muhammad Iqbal

oleh: asakaks     Pengarang : mas muhammad
ª
 
Sebagai seseorang yang bisa dikenal namanya harum seperti sekarang ini,Iqbal mempunyai faktor-faktor penting yang mendukung dan menciptakankepribadian serta pemikirannya. Pendidikan yang telah memberikan semangat yang hebat di dalam hati danpikirannya adalah lewat pendidikan yang diperolehnya di Government College,Lahore, yaitu sebuah lembaga yang dirintis oleh para pemikir,ahli hukum, teologdan mujaddid. Pendidikan yang diberikan lembaga ini tidak terlepas daripenanaman nilai- nilai ruhani. Diantara para mahasiswa lain, Iqbal lebih bisa mewujudkan disiplinilmunya dalam kehidupan. Adapun diantara unsur pokok yang ditanamkan dalamlembaga tersebut sebagai berikut :Pertama, iman dan keyakinan merupakan pendorong dan penuntunterhadap segala pemikiran dan perbuatannya. Keimanan Iqbal merupakan suatudogma, melainkan perpaduan antara iman dan cinta yang diwujudkan dengan citacitanyaserta rasa setianya terhadap rasulullah yang merupakan pemimpin umatIslam.Kedua, Al Qur’an merupakan sumber yang utama bagi kehidupan danfilsafatnya. Rasa kagum iqbal terhadap Al Qur’an melebihi rasa kagumnyaterhadap hal-hal lain. Sehingga dalam mempelajari dan membaca Al Qur’an iamelakukan dengan sikap yang sangat khusyuk dan dengan penghargaan yangsangat besar. Al Qur’an bagi Iqbal merupakan pedoman untuk berfikir danberbicara. Ketiga, realisasi diri atau ego. Iqbal telah menekankan perkembangan danpemeliharaan diri atau ego, ia percaya bahwa perkembangan personalitas yangbenar akan terwujud apabila dilakukan dengan realisasi dan apabilaperkembangan diri atau ego tidak terwujud, maka diri atau ego akan tetap sebagaiide-ide saja. Konsepsi kedirian yang dikatakan Iqbal merupakan esensi wujudnya.Keempat, menjalankan ibadah sunnah khususnya sholat tahajjud, bagiIqbal hal itu dapat memberikan pencerahan pikiran, ide dan cita-cita bagi jiwa.Kelima, adalah syair Jalaluddin Rumi dalam masnawi-masnawinya yangmerupakan pembinaan dan tempat perbandingan bagi Iqbal, terutama pada saat iasedang mempelajari doktrin-doktrin materialistik Barat yang pada saat itumengalami kebingungan dan keputusasaan. Kelima faktor tersebut secara tidak langsung mempengaruhi kepribadianIqbal. Meskipun tidak menutup kemungkinan terhadap faktor- faktor lain yangdapat mempengaruhinya.Pendidikan yang diperolehnya di Barat telah memberikan latihan dalamproses berfilsafatnya. Sedangkan awal mula dari proses filsafatnya adalahkeyakinannya yang teguh terhadap tauhid keesaan Illahi. Dan Tuhan merupakanasas Ruhaniah terakhir dari segala kehidupan, hakekat kesetiaan kepada Tuhanadala h kesetiaan insan terhadap cita-citanya sendiri.
Diterbitkan di: 22 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.