Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Teori Konflik

oleh: SuriyaniCute    
ª
 
Teori Konflik

Teori konflik berasal dari Karl Marx dengan konsep economic made of production, yang menghasilkan kelas yang mengeksploitasi dan kelas yang tereskploitasi.
Dalam teori konflik masalah “dominasi “ dan “sub ordinasi” menjadi pokok bahasan penting, karena berasumsi bahwa aturan, norma dan nilai yang harus dianut oleh masyarakat sesungguhnya merupakan nilai, norma atau aturan dari kelompok dominan yang memaksakannya kepada kelompok sub ordinat. Dengan pemaksaan nilai dan aturan tersebut, kelompok dominan mempertahankan struktur social yang menguntungkan kelompoknya
Teori konflik ini menolak anggapan bahwa masyarakat ada dalam situasi stabil dan tidak berubah. Sebaliknya masyarakat selalu dilihat dalam suatu kondisi tidak seimbang atau tidak adil dan keadilan atau keseimbangan dapat dicapai dengan penggunaan kekuatan revolusi terhadap kelompok-kelompok yang memegang kekuasaan.
Ada 3 asumsi dasar yang menjadi panduan teori-teori konflik yaitu :
1. Setiap orang mempunyai kepentingan (interest) yang serin berbeda bahkan bertentangan dengan orang atau kelompok lain didalam suatu masyarakat.
2. Sekelompok orang mempunyai kekuatan yang lebih dibandingkan kelompok-kelompok lainnya.
3. Interest dan penggunaan kekuatan untuk mencapai interest tersebut dilegitimasi dengan system ide dan nilai-nilai yang disebut ideology.

Jadi masalah utama yang dibahas dalam teori konflik adalah power, order, interest dan dominasi serta hegemoni

Sumber : Prof Dr I Gde Pitana dan Ir Putu G Gayatri, SOsiologi Pariwisata
Diterbitkan di: 11 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh konflik di daerah mu ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    pilkada 05 April 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bisakah anda memberi contoh tentang konflik tersebut,, seperti konflik ekonomi,, ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tentu saja bisa, seperti naiknya harga bahan bakar minyak mengekibatkatkan inflasi doemestik. Sehingga mendesak naiknya upah buruh dan para pekerja. 05 Maret 2014
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bisakah anda memberikan contoh terkait teori konflik tadi yang apabila diperuntukan untuk pariwisata di indonesia ? Terima Kasih Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    konflik interest diperjelas lagi........ Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa penyebab konflik ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kelompok dominan mempertahankan struktur kelompoknya dan tidak memikirkan struktur sosial sehingga melahirkan konflik.. Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2116015-teori-konflik/#ixzz22DPPo59M 31 Juli 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    buku teori konflik Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana teori fungsional dan teori konflik di indonesia ? mohon di jawab ! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana pengaruh teori konflik terhadap kehidupan masyarakat indonesia...???? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa kekuatan dan kelemahan dari teori konflik..?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa itu teori konflik ???? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    konsep economic made of production, yang menghasilkan kelas yang mengeksploitasi dan kelas yang tereskploitasi. Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2116015-teori-konflik/#ixzz22DQOhmgd 31 Juli 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 2. syafar

    two thums

    two thumbs.....berguna artikelnya

    55 Nilai 19 April 2011
  2. 1. asih

    manta

    mantap artikelnya sista

    51 Nilai 04 April 2011
X

.