Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Suku asmat

oleh: simanizjembatansungaimusi     Pengarang : si maniz jembatan sungai musi
ª
 
KEHIDUPAN SUKU ASMAT

Suku asmat adalah sebuah suku di papua. suku asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik. populasi suku asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. kedua populasi ini saling berbada satu sama lain dalam hal cara hidup,sturktur sosial dan ritual.populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi kedalam dua bagian yaitu suku bisman yang berada di antara sungai sinesty dan sungai nin serta suku simai.

Ada banyak pertentangan di antara desa asmat. yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai suku asmat membunuh musuhnya. ketika musuh bunuh, mayatnya dibawa kekampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk memakan bersama. mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggal kepalanya. otaknya dibunngkus daun sago dan dipanggang kemudian dimakan.

sekarang biasanya di satu kampung dihuni kira-kira 100 sampai 1000 orang. setiap kampung punya satu rumah bujang dan banyak rumah keluarga. rumah bujang dipakai untuk upacara adat dan upacara keagamaan. rumah keluarga dihuni oleh dua sampai tiga keluarga, yang mempunyai kamar mandi dan dapur sendiri.

suku asmat meiliki cara yang sangat sederhana untukmerias diri mereka. mereka hanya membutuhkan tanah merah untuk menghasilkan warna merah. untuk menghasilkan warna putih mereka membuatnya dari kulit kerang yang sudah dihaluskan. sedangkan warnah hitam mereka hasilkan dari arang kayu yang dihaluskan. cara menggunakan pun cukup simpel, hanya dengan mencampur bahan tersebut dengan sedikit air, pewarna itu sudah bisa digunkan untuk mewarnai tubuh.
selain budaya, penduduk kampung syuru juga amat piawai membuat ukiran seperti suku asmat umumnya.
ukiran bagi suku asmat bisa menjadi penghubung antara kehidupan masa kini dengan kehidupan leluhur. di setiap ukiran bersemayam citra dan penghargaan atas nenek moyang mereka yang sarat dengan kebesaran suku asmat.
patung dan ukiran umumnya mereka buat tanpa sketsa. bagi suku asmat kala menukir patung adlah saat di mana mereka berkomunikasi dengan leluhur yag ada di alam lain. itu dimungkinkan karena mereka mengenal tiga konsep dunia: Amat ow capinmi (alam kehidupan sekarang), Dampu ow campinmi (alam pesinggahan roh yang sudah meninggal), dan Safar (surga).
percaya sebelum memasuki dusurga< arwah orang sudah meninggal akan mengganggu manusia. gangguan bisa berupa penyakit, bencana bahkan peperangan. Maka, demi menyelamatkan manusia serta menebus arwah, mereka yang masih hidup membuat patung dan mengelar pesta seperti pesta patung bis (Bioskokombi), pesta topeng, pesta perahu, dan pesta ulat ulat sagu.

konon patung bis adalah bentuk patung yang paling sakral. namun kini membuat patung bagi suku asmat tidak sekadar memenuhi panggilan tradisi. sebab hasil ukiran itu juga mereka jual kepada orang asing di saat pesta ukiran. mereka tahu hasil ukiran tangan dihargai tinggi antara Rp. 100 ribu hingga jutaan rupiah diluar papua.

mata pencariannya


Kebiasaan bertahan hidup dan mencari makan antara suku yang satu dengan suku yang lainnya di wilayah Distrik Citak-Mitak ternyata hampir sama. suku asmat darat, suku citak dan suku mitak mempunyai kebiasaan sehari-hari dalam mencari nafkah adalah berburu binatang hutan separti, ular, kasuari< burung< babi hitan< komodo dll. mereka juga selalu meramuh / menokok sagu sebagai makan pokok dan nelayan yakni mencari ikan dan udang untuk dimakan. kehidupan dari ketiga suku ini ternyata telah berubah.

Diterbitkan di: 29 April, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana kajian ilmu antropologi dalam suku asmat di tinjau dari sisi ekonomi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dalam ringkasan tentang suku asmat tidak dijelaskan kondisi perkembangan kehidupan suku asmat sejak dari jaman purbakala hingga jaman modern dalam perkembangan sekarang ini. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa luas suku asmat ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    aku juga tidak tahu berapa luasnya suku asmat 01 Agustus 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ni kenyataan gak ya kalau suku asmat membunuh manusia dagingnya di potong potong dan otaknya dipanggang lalu dimakan iihhhh serem kalau gitu malas ah ke papua ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    suku asmat di zaman batu (purbakala) ketika indonesia ada dalam jaman kerajaan, disaat itulah manusia asmat disebut sebagai manusia kanibal sama dengan suku dayak dan lainnya di Indonesia pada waktu itu. Ketika memasuki jaman kemeerdekaan Suku Asmat telah berkembang dan maju dan kini Kabupaten Asmat menjadi Dominasi Budaya dalam Pariwisata Indoensia Timur. Julens Waromi (Dewan Kesenian tanah Papua Kab. Mimika) 17 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tarian apa saja yang ada di suku asmat ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Sama dengan daerah lain di Indonesia, Suku Asmat memiliki beberapa jenis tarian yang sering digunakan antara Tarian Perang, Tarian Pengukuhan Kepala Suku/Panglima Perang, Tarian Pangkur Sagu/Panen Sagu, Tarian Burung Cenderawasih, dan Tarian Inisiasi bagi generasi muda, dsbnya. (Julens Waromi, Dewan Kesenian Kab Mimika- Papua) 17 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Suku asmat sendiri sering berganti kepala suku ga tiap tahunnya ? dan berapa lama menjabat kepala suku ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tradisi di dalam suku asmat ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tradisi yang sering dilakukan dalam suku asmat yaitu tradisi pesta ulat sagu, yaitu pemberian penghargaan kepada kaum ibu yang dianggap paling tua dan sangat dihormati. 17 Januari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dialek apa yang digunakan suku asmat Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sistem pengetahuan dan teknologi suku asmat Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    wadah suku asmat ada ga?? thanks ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ada kok kk 10 April 2012
  1. Jawaban  :    yo onok lah tak kandakno BARON WISNUMURTI lho kon selaku kepala suku asmat !!!! termaasyur 10 April 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 2. Asmat anumping

    asmat

    aq bangga punya nama asmat di kenal di mata dunia....

    0 Nilai 17 Nopember 2011
  2. 1.

    eee

    Tolong donk kalau nulis, awal kalimat huruf kapital... Tapi tulisannya bagus koq...

    0 Nilai 26 April 2011
X

.