• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Sosiologi>Http://pelitanews.com/news/129/ARTICLE/1810/2008-01-31.html

.

Http://pelitanews.com/news/1 29/ARTICLE/1810/2008-01-31.h tml

oleh : AdiSurya     



Memerangi Korupsi Diri Sendiri
        Untuk membersihkan debu
dan kotoran kita perlu memakai sapu yang bersih pula. Begitu juga dengan usaha memberantas korupsi. Bagaimana mungkin debu-debu perilaku korup bisa hilang jika yang membersihkan tak ubahnya seperti sapu yang kotor. Analogi debu dan sapu kotor tersebut coba menyadarkan kita sebuah realita yang telanjang tentang bagaimana wajah pahlawan pemberantas korupsi yang bersembunyi di balik selimut kemunafikan. Alih-alih memberantas korupsi, justru yang terjadi selama ini adalah arena pemberantasan korupsi justru menjadi lahan subur untuk menyemai benih-benih perilaku korup.
        Korupsi secara sederhana dapat dimakanai sebagai perbuatan yang menyalahgunakan kedudukan dan wewenang untuk memperkaya diri sendiri. Semua elemen berkewajiban untuk menabuh genderang perang melawan korupsi. Mahasiswa sebagai salah satu elemen justru mendapat porsi yang cukup penting dalam mencegah dan memberantas korupsi. Mahasiswa selain sebagai kalangan yang masih memiliki idealisme, namun juga berpotensi menjadi mutan-mutan koruptor baru, karena golongan ini yang akan mengisi posisi-posisi strategis di bangsa ini. Lantas bagaimana mahasiswa sebagai kalangan terdidik berperan agar tidak tertular virus-virus korupsi ?
        Pemberantasan dan pencegahan korupsi hendaknya dimulai dari sendiri dan lingkungan. Tak jarang kita sebagai mahasiswa justru turut berperan dalam melanggengkan perilaku korup. Sebagai contoh, korupsi keluarga. Tak jarang kita meminta lebih dari yang ditentukan kepada orang tua menyangkut biaya yang berhubungan dengan kuliah. Selain itu, kerap kali kita memberikan uang sogok agar nilai ujian bagus atau pun “uang rokok” agar urusan-urusan administrasi, seperti KTP, SIM dan surat-surat lainnya bisa lewat “jalan tol”. Setidaknya contoh di atas menggambarkan bahwa mahasiswa juga turut berperan serta dalam mendukung budaya korupsi. Bahkan yang lebih parah lagi, menjadi pelaku korupsi.
       Persoalan korupsi adalah persoalan budaya yang turun temurun. Alangkah berbahayanya masa depan pemberantasan korupsi jika orang-orang yang seharusnya berperan menjadi “sapu”,
justru lebih memilih jadi “debu dan kotoran”. Perang melawan perilaku korup harus dimulai dari kebiasaan. Seorang filsuf, Aristoteles, mengatakan untuk mencapai keutamaan bukan pertama-tama melalui pengetahuan, melainkan kebiasaan. Perilaku yang anti korupsi lambat laun akan menjadi mentalitas individu dan jika dilakukan secara konsisten oleh banyak orang maka akan menjadi mentalitas kelompok, masyarakat dan bangsa. Gerakan perang terhadap korupsi tidak hanya sekedar jargon belaka, namun sudah menjadi karakter bangsa Indonesia.
        Mahasiswa selagi masih berada di luar sistem birokrasi dan lika-liku politik kekuasaan harus menjadi pahlawan-pahlawan anti korupsi setidaknya bagi dirinya sendiri. Karena mahasiswa adalah mata air dan sapu yang bersih yang akan terus bergerak untuk membersihkan lumpur-lumpur perilaku korup.
Ardi Nanda
Mahasiswa Ilmu Perikanan dan Kelautan
Unpad
Curriculum Vitae
Data Pribadi
Nama : Ardi Nanda Sinulingga
Tempat, Tanggal Lahir : Tigabinanga, 21 oktober 1988
Kebangsaan : Indonesia
Status : Belum Menikah
Jenis Kelamin : Laki-laki
Hobi : Membaca, Menulis, Traveling
Motto Hidup : “untuk naik ke tangga kesepuluh dimulai dari tangga yang pertama”
Alamat rumah : Jl. Ruam no.90 tigabinanga, sumatra utara
Alamat Kost : Jl. Raya jatinagor no 261 Sumedang.
Nomor Telepon : (0628) 410007/ 081394806493
E-mail : ardi_lingga@yahoo.com
IPK : 3,00 skala 4,00
No.REKENING : 0021518315
Riwayat Pendidikan
No Institusi Kota Tahun
1 TK Santo Yoseph Tigabinanga Tigabinanga 1992-1994
2 SD Santo Yoseph Tigabinanga Tigabinanga 1994-2000
3 SMP Asisi Tigabinanga Tigabinanga 2000-2003
4 SMU Santa Maria 2 Bandung Bandung 2003-2006
5 Universitas Padjadjaran
Perikanan dan ilmu kelautan (FPIK) Bandung 2006-
Pengalaman Organisasi
No. Organisasi Posisi Tahun
1 PERMAKAN (persadan mahasiswa karo universitas paddajaran) UNPAD Kordinator seni dan budaya 2006
3 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kab. Sumedang Sekertaris jenderal
(Sekjen)
Komisariat MIPA 2007
4 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kab. Sumedang ketua komisariat MIPA 2008
5 Kelompok studi SHRIMP
FPIK UNPAD Ketua 2008
Pengalaman Kepanitiaan
No. Kepanitiaan Posisi Tahun
1 Natal permata jatinangor Anggota logistik 2006
2 Acara “week end” permata jatinangor Anggota danus 2007
3 Penerimaan Mahasiswa Baru Permata jatinagor Acara “week end” permata jatinangor Kordinator konsumsi 2007
4 Natal Univeritas Padjadjaran Anggota logistik 2008
5 Paskah Permata Bandung Anggota dekorasi 2008
6 Pekan penerimaan anggota baru GMNI kab.sumedang Ketua pelaksana 2008
7 Penerimaan mahasiswa baru Universitas padjadjaran Seksi acara
Kordinator materi
2008
Aktivitas Lainya
Aktif dalam kepanitiaan baik organisasi intra kampus maupun ekstra kampus.
Diterbitkan di: Maret 10, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.