Salah satu alasan dari para pengusaha adalah RUU yang akan memperlemah daya saing bisnis perkebunan di Indonesia sehubungan
dengan batasan luas usaha dan pembatasan waktu Hak Guna Usaha (Kompas, 16/1/2004). Kalau komoditas perkebunan itu dipadankan dengan industrial crops or spices, akan terlihat bahwa sebenarnya bangsa-bangsa Arab, India, Persia, Cina dan akhirnya Eropa, datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah, bahan baku industri dan lain-lain. Seperti untuk komoditas karet, VOC yang dibentuk Belanda berusaha mengejar keuntungan setinggi-tingginya dari komoditas itu. Kemudian lahir Tanam Paksa (Cultuur Stelsel) pada tahun 1830 sebagai realisasi gagasan van den Bosch, yang memberi Belanda uang sekitar 830 juta gulden. Tetapi bagi rakyat dan bangsa Indonesia tidaklah demikian. Bahkan, ia menjadi bencana-karena kekayaan alam inilah rakyat dijajah. Ini suatu pelajaran yang sangat penting untuk masa depan kita.