Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya melayangkan surat peringatan terakhir untuk acara Extravaganza yang dinilai telah melanggar norma. Setelah sebelumnya sempat melayangkan surat peringatan pertamanya, kini KPI kembali mengirimkan ultimatum kepada penanggung jawab acara komedi tersebut. Para tim panelis yang beranggotakan Pakar Komunikasi Dedi N Hidayat, Pakar Komunikasi Nina Armando, Pemerhati Anak dan Gender Razaini Taher, dan Yayasan Pengembangan Media Anak Bobby Guntarto mengatakan bahwa acara tersebut mengandung unsur vulgar, melecehkan kaum perempuan, dan menyiratkan seks.
Tim Panelis juga menampilkan adegan-adegan dalam acara Extravaganza. yang dianggap bermasalah. Salah satunya adalah saat Exravaganza menghadirkan bintang tamu grup band Ungu. Adegan tersebut memperlihatkan gerak-gerak Aming yang dinilai terlalu vulgar dan melecehkan kaum perempuan saat mengenakan pakaian ala perempuan. Penampilan yang dikonsep komedi itu jadi semakin liar dan tak ada batasan etika.
KPI juga mempersoalkan jam penayangan acara tersebut. Dimana pada jam 19.00 WIB hingga 21.00 WIB memungkinkan anak-anak menonton adegan yang dianggap 'tidak pantas' tersebut. Hidup KPI, maju terus pantang mundur, berantas habis acara TV yang tidak bermutu, terutama program acara Dangdut di Indosiar.
Abstrak lain tentang Peringatan Terakhir Untuk Extravaganza