Setiap rencana kerja pasti
memiliki
target untuk memudahkan karyawan mewujudkan rencana tersebut. Karena target
merupakan gambaran keberhasilan yang akan
dicapai pada masa mendatang.
Misalnya, perusahaan berencana meningkatkan keuntungan penjualan dengan target
70% dari keuntungan semula. Tanpa target yang jelas, karyawan rasanya akan
sulit bertindak. Berikut ini adalah kiat menentukan target:
- Realistis
Target hendaknya dibuat serealistis
mungkin. Dalam arti tidak
terlalu besar tetapi juga jangan terlalu kecil.
Karena kalau terlalu besar, dikhawatirkan akan sulit dicapai. Sebaliknya jika
terlalu kecil tidak ada tantangan
dan terlalu
mudah dicapai.
- Spesifik dan sederhana
Target yang terlalu umum sulit
diterjemahkan oleh karyawan. Target yang sederhana namun spesifik akan lebih
mudah diaplikasikan dalam bentuk praktis. Tetapi meski sederhana,
jangan abaikan nilai tantangannya.
- Jelas
Suatu target harus disusun
sejelas-jelasnya. Artinya suatu target harus ditentukan kapan akan
dilaksanakan, siapa yang melaksanakan serta biaya yang diperlukan untuk
pencapaian target tersebut. Dengan demikian target akan lebih jelas dan mudah dicapai.
- Batas waktu
Berikan batas waktu yang pasti
untuk pencapaian setiap target. Misalnya bulan depan, tahun depan, dst. Tanpa
batasan waktu, akan membuat target semakin lama dicapai. Dengan batasan waktu
ini juga akan mudah diukur apakah pencapaian target itu cepat atau lambat.
Ingat, berhasil tidaknya
pencapaian target dapat dijadikan ukuran kesuksesan rencana kerja. Dengan
target akan menumbuhkan motivasi, tanggung jawan dan kosistensi serta konsentrasi
karyawan dalam mencapai tujuan bersama. Keberhasilan mencapai target akan
menentukan langkah selanjutnya. Good luck..!
Ringkasan lain tentang Kiat Menentukan Target