Kemampuannya untuk menangkap, mencerna, dan mengeluarkan apa
yang ingin diucapkan
masih dalam tahap belajar. Wajar kalau pengucapan masih
sering tersendat-sendat/ sepotong-sepotong, hanya
pada bagian akhir kata.
Misalnya, "minta"
jadi "ta",
minum jadi "num",
dan lain-lain. Kita perlu meluruskan dengan mengucapkan berulang-ulang. Misal
"Oh, Adek
minta minum ya!"
Ringkasan lain tentang Seri Kendala Bicara pada Batita: Sepotong-potong