Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian amoral

oleh: Andaiyani4    
ª
 
Amoral adalah tidak bermoral, suatu sikap adalah amoral jika tidak dapat dan tidak boleh diukur dengan ukuran-ukuran baik atau jahat yang berlaku dalam masyarakat.

Amoralitas adalah ketiadaan, ketidakpedulian terhadap, atau mengabaikan moralitas.

Nihilisme moral (juga dikenal sebagai nihilisme etika) adalah pandangan meta-etika bahwa tidak ada yang intrinsik moral atau tidak bermoral. Misalnya, nihilis moral yang akan mengatakan bahwa membunuh seseorang, apa pun alasannya, adalah tidak benar dan tidak inheren yang salah. Nihilis moral mempertimbangkan moralitas yang akan dibangun, satu set kompleks aturan dan rekomendasi yang dapat memberikan keuntungan psikologis, sosial, atau ekonomi bagi pemeluknya, tetapi sebaliknya tanpa kebenaran universal atau bahkan relatif dalam arti apapun.

Nihilisme moral berbeda dari relativisme moral, yang tidak memungkinkan untuk menjelaskan moral yang benar atau salah dalam arti non-obyektif, tetapi tidak menetapkan setiap statis nilai-nilai kebenaran moral, dan tentu saja universalisme moral, yang memegang pernyataan moral untuk secara obyektif benar atau salah. Sejauh hanya penjelasan yang benar bisa diketahui, nihilisme moral yang menyiratkan skeptisisme moral.

Amoralist adalah ketika seseorang yang memahami persyaratan dan kewajiban moral, tetapi pada saat yang sama tidak akan termotivasi untuk bertindak dengan persyaratan moralitas memaksakan pada mereka.

Amoral tersebut adalah prinsip filosofis yang diangkat di abad kesembilan belas oleh Jerman Stirner dan Nietzsche, yang mengenkripsi norma perilaku manusia dalam sesuatu yang bebas dari moral yang baik dan jahat, menolak semua tanggung jawab dan hukuman apapun dalam hal tersebut.

Amoral adalah moralitas didasarkan pada akal dan kebahagiaan individu, menolak perintah atau pemaksaan apakah ada keyakinan, tradisi, adat, hukum dan peraturan, tidak menaikkan "berlawanan" untuk "baik" sebagai salah bisa dipahami, melainkan penilaian perilaku dan standar hidup akan fokus pada eksistensi manusia. The Danish Kierkegaard juga memiliki konsep yang sama tentang bagaimana hidup dengan moral tapi spiritualitas berdasarkan iman Kristen.Asusila ini terkait konsepsi vitalistic dalam filsafat, kontraktarian dalam hukum, politik voluntaris. Amoral tersebut merupakan elemen yang dapat ditemukan dalam filsafat egois, dalam eksistensialisme dan filsafat absurd.
Diterbitkan di: 27 April, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.