Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Psikologi>Pengertian Konsentrasi / Perhatian / Atensi

Pengertian Konsentrasi / Perhatian / Atensi

oleh: Matnuh    
ª
 
Konsentrasi atau Perhatian / atensi adalah kemampuan seseorang untuk memahami hal-hal atau tujuan, atau diperhitungkan dalam pertimbangan. Dari sudut pandang psikologi, perhatian bukanlah konsep yang unik, tapi nama yang diberikan untuk berbagai fenomena. Secara tradisional, telah dipertimbangkan dalam dua cara yang berbeda, tetapi terkait. Di satu sisi, perhatian sebagai kualitas persepsi mengacu pada fungsi perhatian sebagai rangsangan lingkungan filter, memutuskan yang merupakan rangsangan yang paling relevan dan memberikan prioritas melalui pemusatan kegiatan psikis pada target, untuk diproses lebih dalam alam sadar. Selain itu, perhatian dipandang sebagai mekanisme mengontrol dan mengatur proses kognitif, dari pembelajaran dengan pengkondisian dan penalaran yang kompleks.

Perhatian merupakan proses kognitif individu dimana kecerdasan fokus terhadap rangsangan dan memilihnya, kemudian membangun hubungan diantaranya. Setiap saat menerima rangsangan, berasal dari sumber yang berbeda, maka konsentrasi akan buyar. Konsentrasi ini merupajan proses yang sangat penting bagi seseorang, seperti pendidikan / belajar. misalnya, seorang mahasiswa yang memperhatikan hal-hal yang diajarkan oleh guru, mengabaikan isyarat visual, suara atau lainnya, seperti apa yang terjadi di luar kelas (yang, dalam kasus ini, juga terkait dengan masalah disiplin) maka ia tahu apa yang dialaminya. Konsentrasi tidak hanya terfokus pada satu rangsangan saja tetapi juga pemilihan dan pemrosesan satu stimulus juga dapat terbagi-bagi, karena konsentrasi dapat dipilih dan diproses secara bersamaan terhadap rangsangan yang beragam - seperti ketika mengemudi mobil dan mendengar radio berita secara bersamaan.

Untuk itu tindakan konsentrasi membutuhkan tiga faktor dasar
Faktor fisiologis, yang tergantung pada kondisi neurologis dan juga situasi kontekstual di mana seseorang berada;
Faktor motivasi: tergantung pada bagaimana stimulus yang disajikan dan memprovokasi bunga;
Konsentrasi: tergantung pada tingkat aplikasi dan kinerja stimulus, yang mengarah ke sumber yang lebih terfokus stimulus. Sebagai sumber dorongan dapat memiliki stimulasi visual, auditori dan kinestetik.

Melalui filsafat Timur, teknik untuk menetapkan kejenuhan pikiran, mendorong tingkat yang lebih besar dari konsentrasi, yaitu, stabilitas yang lebih besar dalam pikiran praktisi. Menurut Yoga_Sutras buku Patandjáli - dharana (konsentrasi) adalah fokus kesadaran di daerah tertutup.
Diterbitkan di: 13 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    literartur bukunya kok tidak dicantumkan agar kita lebih yakin Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.