Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Skizofrenia (PPDGJ)

oleh: Aurorasil     Pengarang : World Health Organization
ª
 
Apa itu Skizofrenia ?

Skizofrenia adalah gangguan yang paling lazim, Gangguan skizotipal memiliki banyak ciri khas dari gangguan skizofrenik dan mungkin berkaitan secara genetic dengan skizofrenia, namun demikian halusinasi, waham, dan gangguan perilaku yang besar dari skizofrenia sendiri tidak terdapat pada gangguan skizotipal dan karenanya gangguan ini tidak selalu menjadi perhatian medis. Kebanyakan gangguan waham mungkin tidak berkaitan dengan skizofrenia, walauun keduanya mungkin sukar dibedakan secara klinis, terutama pada stadium awalnya. Keduanya merupakan suatu kumpulan gangguan yang heterogen dan sukar sekali dimengerti, yang untuk mudahnya saja dibagi berdasarkann lamanya perjalanan penyakit yang karakteristik menjadi sekelompok gangguan waham yang menetap dan sekelompok lainnya yang lebih besar yaitu gangguan psikotik akut dan sementara (transient). Terutama kelompom yang terakhir, tampaknya lazim dijumpai di Negara Negara berkembang. Subdivisi yang diberikan disini haruus dianggap sebagai bersifat sementara. Gangguan Skizoafektif tetap dipertahankan dalam seksi ini walaupun adanya sifat sifatnya yang Kontroversial.

Skizofrenia

Gangguanskizofrenik umumnya ditandai oleh distorsi pikiran dan persepsi yang mendasar da khas, dan oleh afek yang tidak wajar atau tumpul. Kesadaran yang jernih dan kemampuan intelektual biasanya tetap dipertahankan, walaupun deficit kognitif tertentu dapat berkembang kemudian. Gangguan ini melibatkan fungsi yang paling mendasar yang memberikan kepada orang normal suatu perasaan keprobadian (individuality), keunikan, dan pengarahan diri (self direction). Pikiran, perasaan dan perbutan yang paling intim atau mendalam sering terasa diketahui oleh atau terbagi rasa dengan orang lain, dan waham waham dapat timbul, yang menjelaskan bahwa kekautan alami dan supernatural sedang berkerja mempengaruhi pikiran dan perbuatan penderita dengan cara cara yang sering tidak masuk akal atau bizarre. Individu mungkin menganggap dirinya sebagai psuat segala galanya yang terjadi. Halusinasi terutama auditorik, lazim dijumpai dan mungkin member komentar tentang perilaku dan pikiran individu itu. Persepsi sering terganggu secara lain pula: warna warna atau suara suara berubah menjadi amat intensif atau beruah dalam kualitasnya, dan gambaran yang tidak relevan mengenai benda atau hal yang biasa dapat tampak menjadi lebih penting daripada objek atau situasi kelseuruhannya. Kebingungan juga lazim dijumpai pada awal penyakit dan sering mengakibatkan keyakinan bahwa situasi sehari hari itu benar memiliki suatu makna khusus, biasanya bernada seram atau mengancam, yang ditujukan secara khas pada individu tersebu. Pada gangguan berpikir skizofrenik yang karakteristik, cirri cirri yang hanya bersifat perifer dan tidak relevan dari suatu konsep berpikir yang menyeluruh, yang selalu dihambat dalam aktivitas mental yan normal ditampilkan ke muka dan menggantikan gambaran yang relevan dan sesuai untuk situasi yang nyata itu. Dengan demikian maka pikiran menjadi samar samar, berbentuk “bulat panjang” dan “lonjong” dan samar samar, dan eksrpesinya dalam pembicaraan kadang kadang tidak dapat dipahami. Sering arus pikiran menjadi terpututs putus dan mengalami interpolasi, dan pikiran tersebut mungkin terasa tersedot atau tertarik oleh sesuatu dari luar. Suasana perasaan tampak dangkal, cepat berubah rubah, atau tidak serasi. AMbivalensi dan gagguan kemauan dapat tampak sebagai inersia, negativism, atau support. Munkin terdapat katatonia. Onset dapat bersifat akut, dengan perilaku yang amat terganggu, atau bersifat tersembunyi/ diam diam , dengan perkembangan berbagai agagasan dan tingkah laku yang aneh secara bertahap. Perjalanan penyakit menunjukan juga variasi yang luas tetapi tidak selalu bersifat kronis atau memburuk, hal mana dinyatakan dalam kategori lima karakter. Pada sebagian kasus, yang bisa berbeda pada budaya dan populasi yang berbeda dapat menghasilkan kesembuhan secara menyeluruh atau hampir menyeluruh. Pria dan wanita kira kira terkena secara sama seringnya tetapi onset pada wanita cenderung terjadi pada usia yang lebih tua.

Diterbitkan di: 01 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.