Agresi Tingkah Laku agresi adalah tingkah laku baik verbal maupun
fisikan yang ditukukan kepada orang lain dengan maksud menyakiti, merusak, atau
menghancurkan
Ada 2 tipe agresi :
1. Hostile Aggresion : Bersumber pada kemarahan atau
perasaan negative lainnya, dan muncul dalam bentuk tindakan yang negative
2. Instrumental Aggresion : Tindakan yang negatif merupaka
alat untuk mencapai tujuan tertentu
Adapun sumber sumber agresi adalah :
Faktor biologis
o Freud melihat bahwa agresi manusia muncul dari
impuls self destructive yang berhubungan dengan death instinct, sedangkan
Lorenz melihat agresi sebagai cara untuk menyesuaikan diri(adaptasi)
o Agresi muncul sebagai akibat dari bekerjanya
system neural pada area tertentu
o Faktor genetic berpengaruh terhadap sensitivitas
system saraf untuk isyarat agresif, tempreamen merupakan faktor bawaan yang
berpengaruh pada tingkah laku
o Faktor biokimia terbukti dapat mempengaruhi
kepekaan saraf terhadap stimulus agresi.
Respon alami terhadap frustasi
o Frustasi seringkali terbentuk ketika individu
membandingkan dirinya dengan orang lain. Deprivasi atau celah yang ada dapat
saja memicu tindakan agresi
Tingkah laku yang dipelajari
o Menurut bandura, tingkah laku agresi tidak hanya
dipelajari melalui pengalaman langsung, tetapi dapat juga terjadi dengan
mengamati orang lain.
o Bila individu mendapatkan kesenangan ketika
mengintimidasi orang lain, maka tingkah laku mengintimidasi tersebut akan
diulangi
Kejadian Aversive
o Rasa sakit, panas, serangan, crowd, adalah
beberapa contoh dari kejadian aversive yang memicu agresi, begitu pula keadaan
tergugah.
Klasifikasi dari Moyer Moyer (1968) menyajikan klasifikasi awal berupa tujuh bentuk agresi, dari sudut pandang biologis dan evolusi.
- Agresi pemangsa: serangan terhadap mangsa oleh pemangsa.
- Agresi antar jantan: kompetisi antara jantan dari spesies yang sama mengenai akses terhadap sumber tertentu seperti betina, dominansi, status, dsb.
- Agresi akibat takut: agresi yang dihubungkan dengan upaya menghindari ancaman.
- Agresi teritorial: mempertahankan suatu daerah teritorial dari para penyusup.
- Agresi maternal: agresi dari perempuan/betina untuk melindungi anaknya dari ancaman. Ada juga agresi paternal.
- Agresi instrumental: Agresi yang ditujukan untuk mencapai suatu tujuan. Agresi ini dianggap sebagai respon yang dipelajari terhadap suatu situasi.
Klasifikasi saat ini Kini, ada konsensus dalam komunitas ilmiah untuk setidaknya dua kategori besar dari agresi, dikenal sebagai agresi afektif dan agresi instrumental. Penelitian empiris mengindikasikan bahwa klasifikasi ini adalah perbedaan yang penting, baik secara psikologis atau fisiologis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang cenderung melakukan agresi afektif mempunyai IQ yang lebih rendah dibanding yang cenderung melakukan agresi instrumental