Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Agresi

oleh: Aurorasil     Pengarang : Padjajaran University
ª
 
  • Agresi

    Tingkah Laku agresi adalah tingkah laku baik verbal maupun fisikan yang ditukukan kepada orang lain dengan maksud menyakiti, merusak, atau menghancurkan

    Ada 2 tipe agresi :

    1. Hostile Aggresion : Bersumber pada kemarahan atau perasaan negative lainnya, dan muncul dalam bentuk tindakan yang negative

    2. Instrumental Aggresion : Tindakan yang negatif merupaka alat untuk mencapai tujuan tertentu

    Adapun sumber sumber agresi adalah :

    Faktor biologis

    o Freud melihat bahwa agresi manusia muncul dari impuls self destructive yang berhubungan dengan death instinct, sedangkan Lorenz melihat agresi sebagai cara untuk menyesuaikan diri(adaptasi)

    o Agresi muncul sebagai akibat dari bekerjanya system neural pada area tertentu

    o Faktor genetic berpengaruh terhadap sensitivitas system saraf untuk isyarat agresif, tempreamen merupakan faktor bawaan yang berpengaruh pada tingkah laku

    o Faktor biokimia terbukti dapat mempengaruhi kepekaan saraf terhadap stimulus agresi.

    Respon alami terhadap frustasi

    o Frustasi seringkali terbentuk ketika individu membandingkan dirinya dengan orang lain. Deprivasi atau celah yang ada dapat saja memicu tindakan agresi

    Tingkah laku yang dipelajari

    o Menurut bandura, tingkah laku agresi tidak hanya dipelajari melalui pengalaman langsung, tetapi dapat juga terjadi dengan mengamati orang lain.

    o Bila individu mendapatkan kesenangan ketika mengintimidasi orang lain, maka tingkah laku mengintimidasi tersebut akan diulangi

    Kejadian Aversive

    o Rasa sakit, panas, serangan, crowd, adalah beberapa contoh dari kejadian aversive yang memicu agresi, begitu pula keadaan tergugah.

    Klasifikasi dari Moyer

    Moyer (1968) menyajikan klasifikasi awal berupa tujuh bentuk agresi, dari sudut pandang biologis dan evolusi.

    1. Agresi pemangsa: serangan terhadap mangsa oleh pemangsa.
    2. Agresi antar jantan: kompetisi antara jantan dari spesies yang sama mengenai akses terhadap sumber tertentu seperti betina, dominansi, status, dsb.
    3. Agresi akibat takut: agresi yang dihubungkan dengan upaya menghindari ancaman.
    4. Agresi teritorial: mempertahankan suatu daerah teritorial dari para penyusup.
    5. Agresi maternal: agresi dari perempuan/betina untuk melindungi anaknya dari ancaman. Ada juga agresi paternal.
    6. Agresi instrumental: Agresi yang ditujukan untuk mencapai suatu tujuan. Agresi ini dianggap sebagai respon yang dipelajari terhadap suatu situasi.
  • Klasifikasi saat ini

    Kini, ada konsensus dalam komunitas ilmiah untuk setidaknya dua kategori besar dari agresi, dikenal sebagai agresi afektif dan agresi instrumental. Penelitian empiris mengindikasikan bahwa klasifikasi ini adalah perbedaan yang penting, baik secara psikologis atau fisiologis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang cenderung melakukan agresi afektif mempunyai IQ yang lebih rendah dibanding yang cenderung melakukan agresi instrumental

    Diterbitkan di: 01 Oktober, 2011   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .