Menurut kamus psikologi (Chaplin,
2005) citra tubuh (
body image) adalah ide seseorang mengenai penampilannya di hadapan orang
(bagi) orang lain. Papalia, Olds, dan Feldman (2001) menyatakan bahwa citra
tubuh (
body image) merupakan gambaran dan evaluasi mengenai penampilan seseorang. Dacey
& Kenny (2001) menyatakan bahwa citra tubuh adalah keyakinan seseorang akan
penampilan mereka di hadapan orang lain. Schlundt dan Jhonson (1990) mengatakan
bahwa citra tubuh (
body image) merupakan gambaran mental yang tertuju kepada perasaan yang
kita alami tentang tubuh dan bentuk tubuh kita yang berupa penilaian positif
dan penilaian negatif. Basow (1992) menjelaskan bahwa citra tubuh (
body image) merupakan
bagaimana kita menerima dan juga merasakan tentang tubuh kita. Penilaian
mengenai penampilan fisik disebut sebagai citra tubuh (
body image) (Cash & pruzinsky
dalam Thompson dkk, 1999). Menurut Cash & Pruzinsky (dalam Thompson dkk,
1999) citra tubuh (
body image) merupakan sikap yang dimiliki seseorang terhadap tubuhnya
yang dapat berupa penilaian positif dan negatif. Berscheid (Papalia & Olds,
2008) menyatakan bahwa remaja yang memiliki persepsi positif terhadap gambaran tubuh
lebih mampu menghargai dirinya. Individu tersebut cenderung menilai dirinya sebagai
orang dengan kepribadian cerdas, asertif, dan menyenangkan. Dacey dan Kenny
(1994) mengemukakan bahwa persepsi negatif remaja terhadap gambaran tubuh akan
menghambat perkembangan kemampuan interpersonal dan kemampuan membangun
hubungan yang positif dengan remaja lain. Dari definisi di atas dapat
disimpulkan bahwa citra tubuh (
body image) adalah penampilan seseorang terhadap dirinya untuk
dihadapakan atau ditunjukkan kepada orang lain. Citra tubuh (
body image) juga menggambarkan
bagaimana seseorang dapat memandang dirinya secara positif atau negatif