Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Psikologi>Definisi/Pengertian Kepribadian (Personality)

Definisi/Pengertian Kepribadian (Personality)

oleh: eagle2013    
ª
 
Setiadi (2003) mengatakan bahwa kepribadian adalah organisasi yang dinamis dari sistem psikofisis individu yang menetukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungannya secara unik.” Berdasarkan pendapat ini bisa dijelaskan bahwa kepribadian merupakan gambaran citra diri individu yang mempengaruhi perilaku. Sujanto dkk (2004), mengatakan bahwa kepribadian adalah suatu totalitas psikofisis yang kompleks dari individu, sehingga nampak dalam tingkah lakunya yang unik. Kartini dkk (Sjarkawim (2006)) mengatakan bahwa kepribadian (personality) adalah sifat dan tingkah laku khas seseorang yang membedakannya dengan orang lain; integrasi karakteristik dari struktur-struktur, pola tingkah laku, minat, pendiriran, kemampuan dan potensi yang dimiliki seseorang; segala sesuatu mengenai diri seseorang sebagaimana diketahui oleh orang lain.
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian menurut Setiadi (2003), antara lain :
  1. Keturunan : Keturunan merujuk kefaktor-faktor yang ditentukan pada saat pembuahan. Sosok fisik, daya tarik wajah, kelamin, temperamen, komposisi otot dan reflek, tingkat energi, dan ritme hayati merupakan karakteristik-karakteristik yang dianggap sebagai atau sama sekali atau sebagian besar dipengaruhi oleh kedua orang tua. Pendekatan keturunan berargumen bahwa penjelasan paling akhir dari kepribadian seseorang individu adalah struktur molekul dari gen-gen, yang terletak dalam kromosom. 
  2. Lingkungan : Di antara faktor-faktor yang menggunakan tekanan pada pembentukan kepribadian kita adalah budaya dalam mana kita dibesarkan, pengkondisian dini kita, norma-norma di antara keluarga kita, teman-teman, dan kelompok-kelompok sosial, serta pengaruh-pengaruh lain yang kita alami. Lingkungan yang dipaparkan kepada kita memainkan peranan yang cukup besar dalam membentuk kepribadian kita.
  3. Situasi : Situasi mempengaruhi efek keturunan dan lingkungan pada kepribadian. Kepribadian seorang individu, sementara umumnya mantap dan konsisten, memang berubah dalam situasi yang berbeda. Tuntutan yang berbeda dari situasi yang berlainan memunculkan aspek-aspek yang berlainan dari kepribadian sesorang oleh karena itu hendaknya kita melihat pola kepribadian dalam keterpencilan.
Diterbitkan di: 09 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa setelah mengikuti tes IQ kemudian ketik REG lagi? itu nanti akan di tarik pulsa lagi kan......? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.