Ini adalah kisah mengenai Ben yang merasa frustasi dengan pekerjaannya-ia merasa
tidak mampu untuk terus mempertahankan pekerjaannya sehingga ia memutuskan untuk mengundurkan diri. namun, atasannya dikantor, Alexa sangat yakin bahwa Ben memiliki kemampuan. untuk membuktikan keyakinannya itu maka ia mengenalkan Ben dengan Joseph, seorang inquiring Coach.
Joseph mengajarkan kepada Ben dan juga kita bahwa suatu keberhasilan dimulai dengan mempertanyakan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Juga suatu kondisi dimana saat permasalahan terjadi kita dihadapkan pada Peta Pilihan yang digambarkan Joseph sebagai Jalan si Pelajar dan Jalan si Penilai. Jalan Pelajar adalah jalan dimana tokohnya digambarkan sedang berlari dengan gembira-dengan tanda yang mengindikasikan bahwa anda masuk ke jalan tersebut dengan cara "memilih". sedangkan jalan penilai terlihat sangat suram. Jalan ini berkaitan dengan "bereaksi" daripada "memilih".Tidak terlihat gerakan gembira disini. Tokohnya tampak bermasalah saat mereka berjalan menuju papan bertuliskan "Lubang Penilai".
Kita seringkali terjebak dalam jalan penilai yang tercermin dalam sikap; menghakimi, reaktif, sok tau, merasa diri benar, takut dengan perbedaan,
mood utama :protektif. sikap-sikap tersebut bisa menghambat produktivitas kita. Saat kita mengalami sikap-sikap tersebut bisa dikatakan kita terjebak dalam lubang penilai. Untuk itulah kita perlu mengembangkan diri pada jalan si Pelajar yang tercermin dalam bentuk sikap menerima diri sendiri, responsif dan penuh pertimbangan, menghormati ketidaktahuan, fleksibel dan adaptif, ingin tahu, mempertimbangkan perspektif orang lain, mempertanyakan asumsi-asumsi dan
mood utama : ingin tahu.
"Melihat dengan mata baru, mendengar dengan telinga baru" adalah hal yang dapat membantu kita untuk berada pada jalan Pelajar. Joseph menerapkannya dalam proses A-B-C-C
Choice Process (Proses Pilihan A-B-C-C) yakni A=
Aware, apakah saya seorang penilai ? B=
Breathe, apakah saya perlu mundur, berhenti, dan melihat situasi ini lebih objektif ? C=
Curiosity, apakah saya memiliki semua fakta ? Apa yang terjadi disini ? C=
Choose, apa pilihan saya ?
A-B-C-C ini akan membantu kita untuk mengetahui posisi kita saat menghadapi masalah, kita adalah sang penilai atau sang pelajar ? jika saat itu kita adalah penilai-tidak perlu kecewa. Jalan menuju sang pelajar adalah ketika anda menerima bahwa diri anda seorang penilai dan bersedia mempraktikan menjadi seorang pelajar.Menjadi seorang pelajar akan menjadi lebih cepat ketika anda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Disinilah anda akan terus belajar untuk mempertanyakan sesuatu dalam konteks positif yang akan meningkatkan kualitas diri dalam segala bidang.
Ada 7 perangkat hebat dalam buku ini yang dapat menunjukan kita pada jalan pelajar yakni :
1. Menempatkan kekuatan pertanyaan dalam pekerjaan
2. Peta pilihan
3. Pertanyaan-pertanyaan Pelajar-Penilai
4. Memberdayakan diri pengamat anda
5. Switching Question (Mengubah Pertanyaan)
6. Mempertanyakan Asumsi-asumsi
7. Dua belas pertanyaan untuk perubahan yaitu :
a. apa yang saya inginkan ?
b. Apa saja pilihan-pilihan saya ?
c. Asumsi apa saja yang sedang saya buat ?
d. Saya bertanggungjawab terhadap apa ?
e. Apalagi yang dapat saya pikirkan mengenai hal ini ?
f. Apa yang orang lain pikirkan ? rasakan, butuhkan dan inginkan ?
g. Apa yang dapat saya pelajari ?
.........dari orang atau situasi ini ?
.........dari kesalahan atau kegagalan ini ?
.........dari kesuksesan ini ?
i. Pertanyaan apa yang seharusnya saya ajukan (kepada diri sendiri/atau orang lain ?)
j. Tindakan apa yang paling masuk akal ?
k. bagaimana saya mengubah ini menjadi situasi menang-menang ?
l. apa yang mungkin ?
Selamat berjuang menuju jalan pelajar...Good Luck