• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Psikologi>Dicari ISTRI ; PERAWAN YANG PUNYA ANAK ATAU JANDA YANG MASIH PERAWAN

.

Dicari ISTRI ; PERAWAN YANG PUNYA ANAK ATAU JANDA YANG MASIH PERAWAN

oleh : cechgentong    

Pengarang : Erwin Rudiyanto
Setelah beberapa lama mencari jawaban tentang ‘Dicari Istri : Perawan yang punya anak atau Janda yang masih perawan” dari
pesan Uyut kepada teman yang sedang mencari pasangan hidupnya. Akhirnya saya menemukan jawaban atas pesan tersebut.
Karena ini menyangkut kebaikan hidup seorang manusia maka kita harus menyamakan persepsi terlebih dahulu dengan mendefinisikan kata-kata dalam pesan tersebut. Apa itu seorang Perawan ? Apa itu anak-anak ? Dan apa itu seorang Janda ? Semuanya dapat dicari di Wikipedia.
Setiap manusia selalu menginginkan sesuatu hal yang ideal dalam hidupnya. Misalnya mempunyai harta yang bisa menghidupi keluarganya (anak cucuknya) bahkan tidak akan habis sampai 7 generasi, menduduki posisi yang terhormat dalam pekerjaan seperti Presiden Direktur, Direktur Umum, Manager, Pengusaha yang sukses dan sebagainya.
Bagaimana dengan jodoh? Kalau orang Jawa bilang cari jodoh yang jelas dan baik (bibit, bebet dan bobot). Idealnya bagi seorang pria dalam mendapatkan wanita adalah perawan, cantik (outer dan inner), pintar (smart), seiman/seagama , kaya materi atau diplesetkan dengan cap pas seperti kata iklan yaitu pas punya banyak rumah mewah, pas punya banyak mobil mewah , pas anak konglomerat terkaya di dunia, pas cantik, pas sholehah, dan pas-pas yang lain.
Dalam hidup ini sudah kodrat manusia dihadapkan 2 pilihan yaitu, baik-buruk, kaya-miskin,surga-neraka, pahala-dosa, siang-malam, pria-wanita, bulan-bintang, benar-salah dan lain-lain. Kita selalu berharap kepada Allah untuk mendapatkan hal-hal yang baik, walaupun baik-buruk datangnya dari Allah dan itu adalah berkah buat kita untuk selalu bertawadu kepada Allah.
Pernahkah kita berpikir tentang suatu hal terburuk yang akan terjadi dengan kita? Dan pernahkah kita mencari cara untuk menyelesaikan sesuatu yang terburuk apabila datang menimpa kita? Akankah kita akan mensyukuri peristiwa yang terburuk itu sebagai pengalaman dan pelajaran dalam hidup kita? Kembali lagi hanya orang-orang yang beriman dan selalu bertawadu kepada Allah yanag akan melakukan itu.
Apakah makna kata “Perawan yang punya anak”? Definisi perawan diatas adalah gadis yang masih suci dan belum pernah melakukan hubungan seksual layaknya suami istri.
Seringkali kita mendapat informasi melalui media cetak, televisi, penelitian tentang kumpul kebo, video porno di telepon seluler, pose wanita telanjang, pelajar/mahasiswi yang berprofesi sebagai PSK (Perempuan Seks Komersial) , Jablai, Pecun, praktek aborsi liar dan sebagainya. Kita sering menganggap negatif kepada mereka tanpa pernah mau tahu latar belakang mereka melakukan itu. Kalau kita melihat status mereka yang belum menikah, mereka bisa dikatakan perawan tetapi dari segi perbuatan mereka sudah tidak perawan bahkan ada yang hampir punya anak tetapi digugurkan (aborsi). Dalam tulisan ini saya tidak menjustifikasi sebagian besar gadis-gadis di Indonesia seperti itu tetapi saya hanya mengungkapkan realita yang ada di masyarakat kita. Inilah yang dimaksud dengan PerawanYang Punya Anak.
Bagaimana dengan janda? Janda adalah seorang wanita yang telah menikah tetapi ditinggalkan suaminya karena kematian, cerai (secara hukum negara sudah ada keputusan tetap), suaminya pergi lebih dari 3 kali masa quru (masa haid) dalam istilah hukum Islam dan tidak jelas keberadaannya. Status janda masih dianggap negatif juga oleh masyarakat dan sering dianggap sebagai pengganggu suami orang. Bagaimana dengan Janda yang masih perawan? Kita pernah mendengar tentang seorang wanita yang ditinggal suaminya pergi ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan harapan sang suami dapat memberikan materi yang lebih baik bagi kehidupan mereka. Bahkan karena factor ekonomi itulah setelah melakukan ijab qobul sang suami langsung berangkat ke luar negeri dan mereka tidak pernah berpikir tentang malam pertama ataupun bulan madu. Yang sangat menyedihkan adalah sang suami tidak pernah memberi kabar dan tidak pernah kembali. Kejadian ini pernah saya saksikan di suatu daerah Jawa Barat. Akhirnya sang istri bekerja sebagai sinden, penari jaipong, pengamen di bis antar kota, pencatat skor bilyar, karaoke untuk menafkahi diri dan keluarganya. Kalau dilihat status, wanita tersebut adalah menikah tetapi tidak jelas keberadaan suaminya yang telah meninggalkannya lebih dari masa 3 quru dan tidak pernah dinafkahi (dalam hukum Islam sudah dianggap talak/cerai). Masalahnya mereka tidak berani menikah dengan orang lain dan masih perawan. Inilah yang dimaksud dengan Janda Yang Masih Perawan
Mengapa teman saya dipesankan demikian? Dalam ilmu manajemen (metode SWOT ; Streght, Weakness, Opportunity, Threaten) dikatakan bahwa kelemahan kita adalah keunggulan kita, keburukan kita adalah kebaikan kita, ancaman adalah peluang, kekurangan kita adalah kelebihan kita. Jadi gali terus kemungkinan kelemahan, keburukan, kekurangan, kejelekan kita sehingga kita selalu siap untuk mengantisipasi segala kemungkian terburuk yang akan menimpa kita dan selalu berpikir positif. (Tukul telah melakukan itu dan lihat hasil yang diperoleh)
Walaupun kita mendapatkan seorang calon istri diantara 2 pilihan calon istri tersebut diatas dan dianggap tidak sesuai dengan keinginan kita, itu adalah rahmat Allah untuk kita serta selalu mengucapkan Alhamdulillah sebanyak-banyaknya karena akan datang kebahagiaan.. Inilah yang dinamakan tawadu. Mudah-mudahan Allah mengabulkan segala keinginan seluruh Umat Manusia. Amin
Diterbitkan di: September 30, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.