• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Bunuh Diri

oleh : Ekeng     

Pengarang : WAO
Segala persoalan pasti ada jalan keluarnya.
Demikian kalimat bijak yang sering kita dengar dan kita “aminkan.” Tetapi
apakah jalan yang ditempuh oleh Sayuti Michael, nasabah Bank Century, dan Afwan Surya Hendra, Senior Manager PT Sarijaya Permana Sekuritas, termasuk salah satu jalan keluar? Kedua orang tersebut baru-baru ini telah memilih jalan menyelesaikan persoalan yang masing-masing mereka hadapi dengan jalan mengakhiri hidup, alias bunuh diri. Akar persoalannya hampir sama, tekanan akibat kejahatan finansial. (Kompas, 5 Maret 2009).
Bunuh diri atau suicide dalam bahasa Inggris yang berasal dari bahasa Latin sui caedere yang berarti membunuh diri sendiri adalah tindakan yang ditujukan untuk mengakhiri hidup sang pelaku sendiri. Secara garis besar bunuh diri terjadi karena dua hal:
1.Bunuh diri irasional; Terjadi karena pengaruh obat (misalnya obat -obatan yang memiliki efek paranoia), atau karena penyakit organik (misalnya schizophrenia yang diikuti oleh waham nihilistik).
2.Bunuh diri rasional; Terjadi melalui pertimbangan akal, misalnya bunuh diri karena kesulitan ekonomi .
Di sisi lain, ada banyak hal yang melatarbelakangi mengapa seseorang atau sekelompok orang melakukan perbuatan ini, yaitu :
1.Permasalahan Psikologis, seperti depresi, rasa malu (bedakan antara malu dan dilecehkan), rasa takut terhadap sesuatu (sampai dengan tahap phobia). Secara umum bunuh diri karena permasalahan Psikologis adalah kegagalan seseorang melakukan coping (penyesuaian diri) dari permasalahan yang dihadapinya.
2.Belief System atau sistem kepercayaan di mana orang menafsirkan arti kematian akibat perbuatan bunuh diri dilihat dari sudut pandang keyakinan yang mereka miliki.
3.Kehormatan Sosial. Pandangan bahwa bunuh diri adalah perbuatan mulia rupanya dipegang teguh oleh bangsa Jepang dengan melihat bahwa bunuh diri adalah cara yang lebih terhormat untuk “hidup” daripada hidup dengan rasa malu.
4.Bunuh Diri Medis (Euthanasia). Bunuh diri yang satu ini sampai sekarang menjadi kontroversial mengenai legalitasnya. Euthanasia biasanya dilakukan pada pasien yang secara medis tidak mungkin sembuh, atau pasien yang karena sakitnya menderita sakit yang tak tertahankan. Pengorbanan diri untuk tidak menjadi beban bagi orang lain seringkali dijadikan alasan orang melakukan tindakan ini . (Sumber: berbagai.net)
Dalam kondisi perekonomian dunia seperti sekarang ini kasus-kasus bunuh diri psikologis dikhawatirkan akan meningkat. Dua kasus terakhir yang disebutkan di awal adalah buktinya.
Sangat menakutkan membayangkan tekanan psikologis yang dialami para pelaku bunuh diri sampai mereka memutuskan untuk mengakhiri persoalan mereka dengan mengakhiri hidup mereka sendiri. Kalimat bijak di awal tadi tidak berlaku bagi mereka. Mereka tidak melihat ada jalan lain. Semua buntu, gelap, dan menakutkan.
Bunuh diri bukanlah jalan keluar dari sebuah persoalan. Itu bahkan akan selalu melahirkan persoalan baru yang lebih menyakitkan. Tidak satu agama pun membenarkannya untuk alasan apa pun.
Bisa saja jalan ke kiri buntu, ke kanan buntu, ke depan buntu, ke belakang buntu. Tetapi ke atas (baca: Tuhan) tidak akan pernah buntu. Penyanyi Don Moen merangkainya dalam syair lagu yang sangat indah:
God will make a way,
Where there seems to be no way
He works in ways we cannot see
He will make a way for me
He will be my guide
Hold me closely to His side
With love and strength for each new day
He will make a way, He will make a way.
Tuhan akan membuat jalan di mana kelihatannya tidak ada jalan. Dia bekerja dalam cara-cara yang kita tidak sanggup lihat. Dia akan membuat jalan bagiku. Dia akan menjadi penuntunku, memegangku erat di sisi-Nya dengan kasih dan kekuatan di setiap hari. Dia akan buka jalan.
Amsal 3:6
“Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Diterbitkan di: Maret 30, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.