• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Psikologi>Dukungan Suami Kebutuhan Wanita Karier

.

Dukungan Suami Kebutuhan Wanita Karier

oleh : Arri_hdy    

Pengarang : Arri Handayani

Pada masa sekarang seorang wanita berkarier sudah merupakan suatu hal yang biasa. Sesuai dengan tuntutan jaman, wanita
berkarier tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga untuk aktualisasi diri. Seorang wanita ingin lebih maju, sehingga ruang geraknya tidak lagi terbatas pada urusan rumah tangga, tetapi mulai masuk ke wilayah yang lebih luas.
Dalam hal ini, dukungan suami merupakan faktor yang penting bagi wanita dalam berkarier. Kurangnya dukungan suami membuat peran wanita karier tidak optimal, karena terlalu banyak yang masih harus dikerjakan sementara dirinya juga merasa lelah sesudah bekerja.
Berkenaan dengan dukungan sosial suami tersebut dapat dijelaskan berdasarkan teori dukungan sosial dari Gottlieb (1983) bahwa dukungan sosial adalah informasi verbal dan non verbal, saran, bantuan yang nyata yang diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subyek atau berupa kehadiran dan hal-hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau berpengaruh pada tingkah laku penerimanya. Dukungan sosial tersebut dapat berasal dari keluarga, teman, dan atasan.
Mengacu pada pendapat Kuntjoro (2002) bentuk-bentuk dukungan suami yang dapat diberikan pada istri adalah adanya kedekatan emosional, suami mengijinkan istri terlibat dalam suatu kelompok yang memungkinkannya untuk berbagi minat, perhatian, suami mengahargai atas kemampuan dan keahlian istri, suami dapat diandalkan ketika istri membutuhkan bantuan, dan suami merupakan tempat bergantung untuk menyelesaikan masalah istri.
Dengan adanya dukungan suami, tugas yang tadinya terasa berat menjadi lebih ringan dan membahagiakan. Sebaliknya, jika suami istri dalam sebuah perkawinan tidak mampu menjalin kerjasama, maka hal itu akan menyebabkan kesulitan dalam mengatasi permasalahan hidup yang lebih kompleks di kemudian hari.
Diterbitkan di: Januari 23, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.