Illusi
Orang dapat mengamati atau dapat mempersepsi sesuatu atas dasar
stimulus yang diterimanya. Dalam memberikan interpretasi atau dalam mengartikan stimulus itu individu kadang-kadang mengalami kesalahan.
Kesalahan dalam memberikan arti terhadap stimulus yang diterima disebut ‘illusi’. Jadi, illusi merupakan kesalahan individu dalam memberikan interpretasi atau arti terhadap stimulus yang diterima.
Beberapa factor yang dianggap berpengaruh terhadap terbentuknya illusi adalah:
- Faktor kealaman
Illusi terjadi karena factor alam, misalnya illusi echo (gema), illusi kaca.
- Faktor stimulus
- Stimulus yang mempunyai arti lebih dari satu dapat menimbulkan illusi. Misalnya: gambar yang ambigu.
- Stimulus yang tidak dianalisis lebih lanjut, yang memberikan impresi secara total. Misalnya: Muller Lyer Illution, Poggendrof Illution.
- Faktor individu
Ilusi terjadi karena adanya kebiasaan dan dapat juga karena adanya kesiapan psikologis (
mental set) dari individu.