Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Khilafah

oleh: irzu     Pengarang : suhaimiraz
ª
 
Makna dasar kata khalifah adalah bahwa tiap-tiap manusia yang
hidup di muka bumi tanpa membedakan jenis kelamin, ras, agama maupun
golongan sosial tertentu merupakan wakil Allah untuk menjalankan
beberapa tanggung jawab sebagai manusia yang terlanjur menerima
amanah menjadi khalifah Allah (wakil Allah) guna merealisasikan
kebaikan dan menghindarkan kemungkaran di alam semesta dengan
senantiasa patuh dan terpanggil untuk mengabdikan dirinya di jalan
Allah. Pengertian ini memberikan pengetahuan bahwa masing-masing
manusia punya tanggung jawab yang sama dalam menjaga bumi beserta
isinya dengan instrumen akal, karenanya khalifah dituntut untuk
mededikasikan dirinya menuju ridha Allah.
Dikalangan intelektual muslim istilah khilāfah dalam kaitan
fiqih siyasah disinonimkan dengan kata imāmah dalam arti melestarikan
agama dan menjalankan politik praktis. Ţabari menyamakan fungsi
khalifah dengan sulţan a’dham (kekuasaan paling tinggi) yaitu sebagai
kepala pemerintahan yang mempunyai kewenangan untuk mengatur
urusan dunia. Dalam negara modern term ini populer dengan sebutan
presiden, sekalipun fungsinya mengalami pergeseran.
Menurut Ibnu Khaldun istilah imāmah dan khīlafah sama dalam
subtansi maknanya yaitu pemimpin umat guna menegakkan kebaikan
dan menghilangkan kemudharatan. Al-Qur’ān sendiri banyak
menjelaskan makna dan tujuan umum manusia sebagai khalifah, antara
lain :
یَادَاوُدُ إِنَّا جَعَلْناكَ خَلِیْفَةً فِى اْلاَرْضِ فَاحْكُمْ بَیْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلاَ تَتَّبِع اْلھَوَى
فَیُضِلَّكَ عَنْ سَبِیْلِ اللهِ إِنَّ الَّذِیْنَ یُضِلُّوْنَ عَنْ سَبِیْلِ اللهِ لَھُمْ عَذَابٌ شَدِیْدٌ بِمَانَسُوْا یَوْمَ
اْلحِسَابِ .
”Hai Daud, sesungguhnya kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di
muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) diantara manusia dengan
adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan
menyesatkanmu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat
dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karenamereka
melupakan hari penghitungan”. (Shad : 26).
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّيْ جَاعِلٌ فِى اْلاَرْضِ خَلِیْفَة
“Ingatlah ketika Tuhan-mu berfirman kepada malaikat, sesungguhnya
aku hendak menjadikan seseorang menjadi khalifah di muka bumi”.
(al-Baqarah : 30).
وَھُوَ الَّذِىْ جَعَلَكُمْ خَلاَئِفَ فِى اْلاَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَتٍ لِّیَبْلُوَكُمْ فِى
مِا اَتَكُمْ
“Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan
Dia meninggikan kamu atas sebagian (yang lain) berupa derajat, untuk
mengujimu tentang apa yang diberikan kepadamu”. (al-An’ām : 165).
Istilah khilāfah muncul pertama kali dalam sejarah politik Islam
sebagai institusi politik Islam sejak terpilihnya Abu Bakar sebagai
pengganti nabi dalam hal kekuasaan politik. Beliaulah yang pertama
kali memakai gelar khalifah.
Diterbitkan di: 29 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian khalifah,seperti:abu bakar r.a. dan umar bin khattab r.a. Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian siyasah Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian khilafah Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.