Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Ilmu Politik>Kepemimpinan Strategik Pesantren

Kepemimpinan Strategik Pesantren

oleh: ratuqu     Pengarang : ahmad syaiful
ª
 

a. Karakteristik
Kepemimpinan strategik dibedakan dari kepemimpinan biasa/rutin
berdasarkan tiga dimensi, yaitu waktu, skala isu dan lingkup tindakan.
Jenis kepemimpinan lebih berurusan dengan waktu yang agak lama (longer
term) dari pada waktu yang pendek (short term). Isu-isu yang garap
berskala nasional atau internasional adapun lingkup tindakannya adala
lembaga pesantren secara keseluruhan daripada hanya satu program
khusus. Hasilnya berupa strategi tindakan.
Strategi tindakan pengasuh pesantren hendaklah berkaitan dengan
kurikulum pesantren; pendekatan belajar dan mengajar; struktur dan
proses perencanaan, pemecahan masalah, pembuatan keputusan dan
evaluasi; dan pendayagunaan berbagai layanan baik secara individual dan
institusional. Hal ini sama sekali tidak harus menghambat kiprah
pemimpin pesantren dalam kancah sosial kemasyarakat secara
keseluruhan, termasuk dalam arena politik.
Kepemimpinan strategik pengasuh pesantren juga ditunjukkan oleh
kemampuannya menetapkan prioritas isu-isu strategis. Pada tataran ini,
pengasuh pesantren aktif menyimak perkembangan global sehingga
mampu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan/atau
ancaman yang mungkin muncul. Biasanya untuk membantu menemukan
semua ini, dapat dipertimbangkan beberapa pertanyaan krirtis berikut:
a. Peluang apa saja yang bersumber dari perubahan-perubahan [i).
Kontekstual; politik, ekonomi, legelitas, teknologi, budaya dan
kependudukan, ii). Kurikulum; pendekatan dan dukungan terhadap
kegiatan belajar mengajar, iii). Komunitas pesantren;
competitor/pesaing, kolaborator/mitra kerja] yang dapat membantu
pesantren menjalankan misinya secara efektif?
b. Ancaman apa saja yang akan ditimbulkan oleh perubahan kontekstual,
kurikulum dan komunitas pesantren yang harus diperhitungkan oleh
lembaga agar dapat menjaga kemuajuan dalam mencapai misi
tersebut?c. Keterbatasan internal apa saja yang harus dikelola secara baik agar
dapat memamfaatkan peluang atau menangkal/menghalau ancaman?
d. Kekuatan internal apa saja yang dapat membantu lembaga pesantren
memamfaatkan peluang dan menghalau ancaman diatas?
Pengasuh pesantren dalam memutuskan strategi tindakan
diharapkan dapat melibatkan pihak-pihak lain terkait untuk menyusun
prioritas isu yang ditangani. Walau perlu melibatkan banyak pihak,
pertama-tama harus dipercayakan kepada tim-tim kecil yang berkompeten
untuk mempersiapkan rencana untuk tiap-tiap isu strategis.
Diterbitkan di: 14 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.