Dendam antara Ternate-Tidore sejak abad 16 dimana kesultanan Islam ini
berinteraksi dengan dua bangsa barat (Portugis
dan Spanyol) yang saling
bersaing dipulau rempah (Spice Island). Dalam konteks inilah sehingga
Portugis tiba di Ternate pada tahun 1512, berdasarkan keputusan Paulus
Roma, sejalan dengan traktat Tordisillas 1494 antara Spanyol dan
Portugis maka jalur navigasi pelayaran dari Eropa ke sebelah barat
menjadi milik eksklusif Portugis. Bangsa barat yang lain dengan
demikian terpaksa harus menempuh jalur palayaran yang berbeda ke negeri
rempah-rempah tersebut. Keuntungan Portugis atas jalur laut dan
perdagangan komoditi tersebut, mendorong kerajaan Spanyol mencari jalur
laut sendiri ke arah timur (atlantik) yang pada masa itu dikenal
sebagai “The Sea of Darkness” (Samudra Kegelapan). Eksploitasi inilah
yang dicatat sejarah maritim dunia dalam dua hal penting yaitu penemuan
benua Amerika dan perjalanan keliling dunia yang pertama.