Organisasi dan Manajemen
Dalam mencapai tujuan manusia yang begitu komplek diperlukan suatu
Organisasi, dengan berorganisasi
tujuan menjadi mudah dicapai, lalu semakin moderen kehidupan semakin banyak pula yang dibutuhkan. Sehingga
organisasi dan manajemen merupakan sendi yang penting dalam kehidupan setiap manusia.
Henry Fayol dalam teori Scientific Managemen, mengubah pandangan orang dari manajemen yang selama ini berdasarkan kira-kira menjadi efesien dan rasional.yang berakibat peningkatan hasil di segala bidang manajemen, dan telah mendatangkan profit yang berlimpah ruah. Hal ini antra lain berkat diterapkanya system kerja spesialisasi. System upah yang berdasarkan upah potongan atau borongan, system imbalan yang bersifat ekonomi dan system penelitian gerak dan waktu kerja, sehingga waktu kerja manusia menjadi lebih efesien..
Dalam materi buku ini juga disinggung bagaimana menyusun organisasi formal, bahwa organisasi adalah suatu proses yang harus ditempuh secara berurutan sampai terbentuknya suatu organisasi yang lengkap strukturnya. Sehingga Departementasi harus didahulukan dalam menyusun organisasi, karena kegiatan yang sangat luas dan tak mungkin dilaksanakan tanpa merinci tugas tugas unit. Pendelegasian wewenang merupakan inti dari pada organisasi dan organisasi tak akan jalan kalau tak ada yang menggerakkan, maka disini diperlukan jabatan seseorang yang pandai merencanakan dan mengambil keputusan yang harus ditangani yang menjadi tanggung jawabnya.
Organisasi dan manajemen, sebenarnya tidak lepas dari Teori Neo Klasik yang berusaha meyakinkan orang bahwa unsur kemanusiaan merupakan factor yang paling menentukan dalam proses organisasi. Tanpa manusia makan factor-faktor organisai yang lain tidak dapat berfungsi. Oleh sebab itu dalam organisasi perlu dipikirkan dinamika kelompok, dengan alat sosiometri seseorang pimpinan dapat melihat bagaimana tingkah laku kelompok yang dinamis dapat diarahkan kepada pencapaian tujuan organisasi. Selanjutnya bagaimana pimpinan dapat menerapkan teori konflik, teori modern dalam menghadapi konflik yang terjadi di dalam organisasinya., secara detail dikupas pengertian dan karakteristik teori modern, lingkungan organisasi dan Tingkah laku individu dan motivasinya.
Kepemimpinan dalam organisasi merupakan inti dari pada organisasi, pemimpin yang berhasil akan mempu mempengaruhi orang lain supaya mau mengikuti dan melaksanakan apa yang telah diputuskan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan yang berhasil ditandai dengan meningkatnya hasil juga keberhasilan itu tidak lepas dari bawahan yang dipimpinnya serta gaya kepemimpinannya.
Keberhasilan orang jepang dalam memimpin perusahaan lebih sukses dibanding orang Amerika, kondisi ini mendorong orang Amerika untuk mengadopsi system manajemen yang diterapkan oleh orang Jepang karena mampu menjawab tantangan dunia. Dan hasil kombinasi orang Amerika dan Jepang ini lahir teori Z. Sementara model manajemen dinegara maju tidak dapat di terapkan di Negara berkembang menurut Riggs yang cocok adalah model Sala.
Materi modul Universitas Terbuka ini dalam bab akhir mengupas bagaimana
birokrasi setelah di tinggal penjajah ternyata tidak bisa diharapkan sebagai abdi masyarakat dan abdi Negara. Pada zaman Orde baru berusaha menyusun kembali dengan mengeluarkan peraturan peraturan yang bertujuan menyusun kembali organisasi birokrasi dan yang lebih kongkritnya birokrasi perlu disehatkan kembali yaitu dengan cara menyempurnakan susunan organisasinya mengikuti pola organisasi yang cocok dan luwes sesuai dengan tugas pembangunan termasuk penyempurnaan aparat-aparatnya.