Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian dan Ciri Ciri Predikat

Pengertian dan Ciri Ciri Predikat

oleh: sukarto     Pengarang : Ida Bagus Putrayasa
ª
 
  • Predikat adalah bagian yang memberi keterangan tentang sesuatu yang berdiri sendiri atau subjek itu. Memberi keterangan tentang sesuatu yang berdiri sendiri tentulah menyatakan apa yang dikerjakan atau dalam keadaan apakah subjek itu. Oleh karena itu, biasanya predikat terjadi dari kata kerja atau kata keadaan .Kita selalu dapat bertanya dengan memakai kata tanya mengapa, artinya dalam keadaan apa, bagaimana, atau mengerjakan apa?

    Bloomfield (1933) menyebut predikat dengan verba vinit yang berarti melaksanakan perbuatan. Lyon (1995) mengungkapkan, bahwa predikat adalah keterangan yang dibuat mengenai orang atau barang itu.Sementara itu, Alieva (1991) menyebut predikat dengan istilah sebutan dengan makna yang sama seperti yang diungkapkan oleh Lyons.

    Ahli lain mengatakan , bahwa predikat merupakan konsituen pokok yang disertai konstituen subjek disebelah kiri, dan jika ada,konstituen objek,pelengkap dan atau keterangan wajib di sebelah kanan. Predikat kalimat biasanya berupa frase verbal atau frase adjektival. Sejalan dengan pendapat tersebut,Ramlan (1996) mengatakan, bahwa predikat merupakanunsur klausa yang selalu ada dan merupakan pusat klausa karena memiliki hubungan dengan unsur-unsur lainnya ,yaitu dengan S,O, dan K.

    Sakri (1995) mengatakan, bahwa predikat itu sebagai puncak kerja yang menduduki jabatan uraian dan menyatakan tindakan atau perbuatan. Di pihak lain,Suparman (1988) memberikan penjelasan predikat dengan menyebutkan ciri-ciri atau penanda formal predikat tersebut, yaitu:

    1. penunjuk aspek; sudah,sedang,akan, yang selalu di depan predikat
    2. kata kerja bantu; boleh,harus,dapat
    3. kata penunjuk modal; mungkin,seharusnya,jangan-jangan
    4. beberapa keterangan lain; tidak,bukan,justeru,memang, yang biasanya terletak di antara S dan P
    5. kata kerja kopula; ialah,adalah,merupakan,menjadi. Kopula mengandung pengertian merangkaikan. Biasanya, kata-kata ini digunakan untuk merangklaikan predikat nominal dengan S-nya,khususnya FB-FB (frase benda-frase benda).
  • /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}
    Diterbitkan di: 14 September, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .