Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian dan Ciiri- Ciri Subyek dan Obyek

Pengertian dan Ciiri- Ciri Subyek dan Obyek

oleh: sukarto     Pengarang : Ida Bagus Putrayasa
ª
 
  • Pada umumnya subyek berupa nomina, frase nomina,atau sesuatu yang dianggap nomina.Perhatikan contoh berikut

    1. Mereka bergembira
    2. Rumah itu bagus
    3. Jalannya cepat
    4. Berperang banyak makan ongkos

  • Kalau kita perhatikan kalimat-kalimat tersebut, yang dimaksud dengan subyek adalah sesuatu yang dianggap berdiri sendiri, dan yang tentangnya diberitakan sesuatu(Putrayasa ,2011). Oleh karena subyek itu isinya sesuatu yang berdiri sendiri, maka sudah semestinya terbentuk dari kata benda (mereka, rumah itu ). Atau jika kata benda yang dipakai sebagai subyek, dapatlah dianggap sebagai kata benda, misalnya

    - jalannya

    Akhiran –nya di sini menyatakan kata benda, meskipun kata benda itu menyatakan suatu kerja.


    -berperang

    Artinya hal perang, dianggap sebagai kata benda.


    Untuk menentukan subyek, kita dapat bertanya dengan memakai kata apa atau siapa di hadapan predikat. Berdasarkan uraian tersebut, ciri-ciri subyek adalah :


    1. tentangnya diberitakan sesuatu
    2. dibentuk dengan kata benda atau sesuatu yang dibendakan
    3. dapat bertanya dengan kata tanya apa atau siapa di hadapan predikat.

    Pengertian dan Ciri-Ciri Obyek


    Obyek adalah konstituen kalimat yang kehadirannya dituntut oleh predikat yang berupa verba transitif pada kalimat aktif (Putrayasa,2001). Obyek selalu diletakkan setelah predikat. Dengan demikiian, obyek dapat dikenali dengan memerhatikan (a) jenis predikat yang melengkapinya, dan (b) ciri khas obyek itu sendiri.Biasanya ,verba transitif ditandai oleh kehadiran afiks tertentu. Sufiks-kan dan –i serta prefiks meng- umumnya merupakan pembentuk verba ytransitif.


    Perhatikan contoh berikut :

    - Rudy Hartono menundukkan Icuk


    Biasanya, obyek berupa nomina atau frase nominal. Jika obyek tergolong nomina, frase nomina tak bernyawa, atau persona ketiga tunggal, nomina obyek itu dapat diganti dengan pronomina –nya; dan jika berupa pronomina aku atau kamu (tunggal), bentuk –ku dan –mu dapat digunakan. Contonya :

    - Andi mengunjungi Pak Rustam

    - Andi mengunjunginya.


    Obyek pada kalimat aktif transitif akan menjadi subjek jika kalimat itu dipasifkan seperti tampak pada contoh kalimat berikut ini.

    - Pembantu membersihkan ruangan saya

    S P O


    - Ruangan saya dibersihkan oleh pembantu

    S P O


    Potensi ketersulihan unsur obyek dengan –nya dan pengedepanannya menjadi subjek kalimat pasif merupakan ciri utama yang membedakan obyek dari pelengkap yang berupa nomina atau frase nominal.



    /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";} /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}
    Diterbitkan di: 14 September, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .