Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Metode yang digunakan dalam PTK

Metode yang digunakan dalam PTK

oleh: dick_78    
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; text-align :justify; font-size:11.0pt; font-family :"Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

Metode dan Bentuk Penelitian

1. Metode Penelitian

Penelitian ini terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau keadaan sebagaimana adanya sehingga bersifat sekedar untuk mengungkapkan fakta (fact finding). Hasil penelitian ditekankan pada pemberian gambaran secara objektif tentang keadaan sebenarnya dari siswa yang diselidiki dalam pembelajaran. Oleh sebab itu berdasarkan masalah yang dirumuskan dan ruang lingkup penelitian, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.

Hadari Nawawi (1998: 63) mengartikan “metode deskriptif sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan /melukiskan keadaan subjek/objek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya”.

Berdasarkan metode penelitian yang telah ditentukan yang memusatkan perhatian pada masalah-masalah aktual pembelajaran yang dihadapi siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 12 Benua Kayong dilanjutkan dengan usaha perbaikan kegiatan pembelajaran dan pemecahan kesulitan belajar siswa, sehingga kemampuan untuk memahami konsep dan kemampuan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran Konsep Cahaya di Sekolah Dasar Negeri 12 Benua Kayong akan meningkat. Oleh sebab itu bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan sifat kolaborasi antara peneliti dengan teman sejawat serta siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 12 Benua Kayong.

2. Bentuk Penelitian

Bentuk penelitian ini, yaitu penelitian tindakan kelas, atau disebut Classroom Action Research, yang berarti penelitian yang dilakukan pada sebuah kelas untuk mengetahui akibat tindakan yang diterapkan pada suatu obyek penelitian di kelas tersebut (Trianto, 2001: 13). Menurut Wina Sanjaya (2010: 26) bahwa penelitian tindakan kelas yakni sebagai proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan tindakan yang terencana dala situasi nyata serta menganalisis setiap perngaruh dari perlakuan tersebut.

Penelitian tindakan merupakan intervensi praktik dunia nyata yang ditujukan untuk meningkatkan situasi praktis. Kalau jenis penelitian lain layaknya dilakukan oleh para ilmuwan di kampus atau lembaga penelitian, penelitian tindakan layaknya dilakukan oleh para praktisi termasuk guru. Kalau penelitian lainnya untuk mengembangkan teori, penelitian tindakan ditujukan untuk meningkatkan praktik lapangan yaitu untuk meningkatkan situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga profesional akademik guru akan meningkat dan hasil belajar siswapun akan meningkat.

Diterbitkan di: 14 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.