Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Contoh Tata Urutan Penyelenggaraan Rapat

Contoh Tata Urutan Penyelenggaraan Rapat

oleh: sukarto     Pengarang : Agnes TH
ª
 
Urutan Pelaksanaan Rapat
Pelaksanaan rapat dapat disusun mulai dari pembukaan, pembagian tugas,diskusi kelompok,rapat pleno,perumusan dan penyelesaian.
1. Pembukaan
Pembukaan rapat dapat dilakukan dengan dua cara.Cara pertama, rapat dibuka oleh pejabat,kemudian dilanjutkan dengan sedikit pengarahan yang nantinya dapat dijadikan sebagai pedoman dasar pelaksanaan rapat. Pejabat atau orang yang memiliki kedudukan penting dalam struktur organisasi yang bersangkutan mungkin tidak terlibat dalam rapat. Tugasnya hanya memberikan motivasi dan hanya membuka rapat. Cara kedua, yaitu rapat dibuka oleh pemimpin rapat dan diawali dengan doa bersama menurut agama dan keyakinan masing-masing.Kemudia, pemimpin rapat menyerahkan pengaturan acara menurut urutan acara yang telah disusun sekretaris sebelumnya. Susunan acara dipersiapkan oleh sekretaris atas perencanaan pemimpin rapat,

2. Pembagian Tugas
Dalam pembagian tugas ini peserta rapat dibagi menjadi beberapa kelompok.Setiap kelompok membahas satu topik.Jadi, banyaknya kelompok tergantung pada banyaknya topik yang akan dibahas.Contohnya, topik yang akan dibahas adalah masalah kepegawaian diantaranya sistem perekrutan pegawai, pemberian gaji, pengembangan SDM, pemberian cuti, dan pemberian pensiun.Jadi banyaknya kelompok yang perlu dibentuk, yaitu lima kelompok.

3. Diskusi atau Rapat Kelompok
Setiap kelompok mulai mengadakan rapat kelompok sesuai dengan topik yang diberikan pemimpin rapat. Apabila masalah yang dibahas dalam kelompok masih dirasa terlalu luas, kelompok dapat dibagi menjadi subkelompok. Hasil rumusan setiap subkelompok akan dijadikan satu rumusan dalam kelompok dan akan diajukan pada rapat pleno.

4. Rapat Pleno
Dalam rapat pleno setiap kelompok menyampaikan hasil pembahasannya menurut topik yang telah dibahas. Apabila situasi dan kondisi memungkinkan, kelompok lain dapat memberikan pandangan-pandangan dan saran-saran untuk penyempurnaan hasil pembahasan.

5. Setelah semua kelompok menyampaikan hasil pembahasan dalam rapat pleno, semua hasil pembahasan tersebut diserahkan kepada tim tersendiri.Tim tersebut merupakan tim perumus yang menjadikan satu rumusan tertentu yang lebih baik.

6. Penyelesaian
Setelah tim perumus menghasilkan rumusan yang baik dalam bentuk naskah, hasil rumusan tersebut diserahkan kepada pemimpin rapat untuk disahkan.Naskah yang telah disahkan oleh pemimpin rapat kemudian digandakan atau diperbanyak untuk dibagi-bagikan atau didistribusikan kepada peserta rapat dan unit-unit organisasi yang terkait dengan hasil rapat tersebut.

Diterbitkan di: 19 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    siapa saja/ jabatan apa saja yang terlibat dalam rapat pemasaran produk Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.