Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Contoh Unsur ekstrinsik Novel Siti Nurbaya

Contoh Unsur ekstrinsik Novel Siti Nurbaya

oleh: sukarto     Pengarang : Uti D
ª
 

1. Sikap dan Pandangan Pengarang
Sikap dan pandangan pengarang yang tersirat dalam novel Siti Nurbaya yaitu adanya dominasi kaum tua terhadap kaum muda.Dalam novel tersebut digambarkan bahwa kaum muda masih sangat taat terhadap kaum tua.Anak yang tidak taat pada orangtua sama halnya dengan menentang adat yang berlaku.Padahal kaum muda menghendaki kemajuan menurut paham kehidupan yang modern.Misalnya dalam hal adat kawin paksa.Sebenarnya penulis melalui tema kawin paksa ingin mengangkat derajat kaum wanita.

2. Latar Belakang Masyarakat
Novel Siti Nurbaya mengggambarkan masyarakat Minangkabau.Masyarakat minangkabau mempunyai latar belakang agama yang kuat. Masyarakat Minangkabau mayoritas menganut agama islam.Masyarakat Minangkabau mempunyai latar belakang garis keturunan sangat kuat.Garis keturunan tersebut disebut matrilineal. Matrilinear yaitu garis keturunan yang menganut garis keturunan dari ibu.

3. Keadaan sosial ekonomi
Masyarakat Minangkabau mempunayi keadaan sosial ekonomi yang mapan.Masyarakat Minangkabau mempunyai mata pencaharian sebagai pedagang dan petani kelapa sawit.Rata-rata orang Minang pada saat itu mempunyai tanah perkebunan. Luas tanah perkebunan yang dimiliki menjadi ukuran kekayaan mereka.

4. Agama Pengarang
Pengarang Siti Nurbaya adalah asli orang Minangkabau.Beliau dilahirkan di Padang, Sumatra Barat.Nama Lengkap beliau yaitu Marah Halim Bin Sutan Abubakar.Agama Marah Roesli yaitu Islam. Orang Minang terkenal dengan keyakinan yang kuat terhadap agama.

5. Idealisme Pengarang
Idealisme yaitu pendirian yang kuat terhadap keyakinan,adat, pendidikan,atau yang lainnya.Idealisme pengarang yang tersirat dalam novel Siti Nurbaya sebagai berikut :
a. Pengarang membuat karya sastra dengan maksud mendidik masyarakat yang membacanya
b. Pengarang menganggap bahwa tidak selamanya kaum muda harus taat kepada kaum tua
c. Pengarang menggambarkan tokoh dalam cerita secara berlebih-lebihan, terutama penggambaran secara fisik

6. Suasana politik pada saat karya sastra muncul
Karya sastra Siti Nurbaya muncul sekitar tahun 1920.Pada saat itu Indonesia dijajah Belanda.Penerbitan sebuah karya sastra kepada saat itu masih sulit. Karya sastra yang akan diterbitkan harus disensor terlebih dahulu.Karya sastra yang dihasilkan oleh anak negeri dipandang sebelah mata.Karya sastra orang Belanda lebih dihargai daripada hasil karya orang pribumi.Situasi politik pada saat itu sangat menentukan berkembang tidaknya sebuah karya sastra.
Diterbitkan di: 30 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    makalah unsur instrinsik dalam roman siti nurbaya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana tata krama dan sopan santun yang terkandung dalam novel siti nurbaya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apakah tema novel siti Nurbaya dapat di terima sebagai kebenaran umum??? ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    dapat karena cerpen tersebut sudah di kenal di kalangan masyarakat luas... i no im is very beautiful and sweet 07 Nopember 2012
  1. Jawaban  :    kebenaran umum adalah kebenaran tekstual. berdasarkan cerita yang ada maka tema tersebut sepertinya bisa diterima sebagai kebenaran umum 01 Nopember 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.