Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Quantum Learning (QL)

Pengertian Quantum Learning (QL)

oleh: satriaapenaa     Pengarang: Bobbi DePorter; Mark Reardon
ª
 
Quantum Learning (QL) adalah sebuah model yang komprehensif yang mencakup teori pendidikan dan implementasinya di kelas secara nyata. Model ini menyatukan praktik-praktik berbasis penelitian di bidang pendidikan ke dalam kesatuan yang menyeluruh, yang membuat isi pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan bagi kehidupan murid.

Model FADE—Foundation, Atmosphere, Design, Environment—menciptakan konteks QL. Kita mengetahui bila konteksnya kuat, model itu “menghilang” menjadi latar belakang dan menciptakan struktur pembelajaran.

QL dimulai dengan landasan yang kuat untuk mengembangkan 8 prinsip yang istimewa. Hal ini mencakup keyakinan bahwa: Semua orang dapat belajar, orang belajar dengan berbeda, dan pembelajaran adalah efektif bila dilakukan dengan gembira, menggairahkan, dan menantang. Delapan prinsip istimewa ini meliputi: Integrity, Commitment, Failure Leads to Success, Ownership, Speak with Good Purpose, Flexibility, This Is It!, dan Balance. Delapan kunci istimewa ini diintegrasikan ke semua matapelajaran dan semua tingkatan. Delapan kunci istimewa ini merupakan praktik yang terbaik saat para orangtua dan pemimpin masyarakat mendukung dan menguatkan kedelapan kunci ini.

Kerangka kerja QL untuk pembelajaran siswa diungkapkan dalam 5 Prinsip Pembelajaran:

Setiap Pihak Berbicara: Segala sesuatu, mulai dari keadaan sekeliling hingga nada suara untuk mendistribusikan bahan pelajaran, menyalurkan sebuah pesan penting tentang pembelajaran.

Segala hal Ada di Dalam Tujuan: Segala sesuatu yang kita kerjakan memiliki maksud dan tujuan.

Pengalaman Sebelum Memberikan Label: Para siswa memberikan makna dan menyampaikan makna baru ke dalam memori jangka panjang dengan menghubungkan pandangan yang sudah ada. Pembelajaran akan sangat dipermudah bila para siswa mengalami informasi dalam beberapa aspek sebelum mereka memperoleh label-label untuk hal-hal yang dipelajari.

Menghargai Setiap Usaha: Penghargaan setiap usaha siswa mendorong pembelajaran dan percobaan.

Sesuatu yang Berharga dalam Pembelajaran, Perlu Dirayakan!: Perayaan memberikan umpan balik untuk menghargai kemajuan dan meningkatkan hubungan emosional yang positif dalam pembelajaran.

QL menciptakan dan memberdayakan atmosfer kepercayaan dan rasa memiliki. Pemantapan dukungan, memfokuskan tradisi-tradisi menciptakan rasa memiliki dan rasa aman dan merupakan strategi yang efektif untuk pengelolaan kelas, memfokuskan perhatian dan memotivasi para siswa untuk meningkatkan partisipasi dalam pembelajaran. Masing-masing awal pelajaran dimulai dengan aktivitas rutin pagi dan pernyataan pertama yang bertujuan. Rutinitas-rutinitas ini dirancang untuk focus para siswa yang tepat dan menciptakan pernyataan-pernyataan pembelajaran yang kaya makna.

Diterbitkan di: 04 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.