Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Skripsi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pelajaran PAI

Skripsi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pelajaran PAI

oleh: AtinMawaddah     Pengarang : Nadrotin Mawaddah
ª
 
Judul :Meningkatkan Prestasi Belajar Dalam Materi Pendidikan Agama Islam Melalui Strategi Pembelajaran Kontekstual (Penelitian Tindakan Di di Kelas VII SMP Sunan Ampel Sumberejo Banyuputih Situbondo Tahun Pelajaran 2010-2011), Fakultas Tarbiyah, Pendidikan Agama Islam, Pembimbing I, Drs. Mahmudi Badjuri, M.Ag, Pembimbing II, Ubaidi Haz, M.Pd.I.

Pendidikan Agama Islam Merupakan salah satu mata pelajaran di SMP yang lebih menekankan pada pemahaman baik secara teori maupun praktek. Salah satu materi yang cukup sulit untuk dipelajari adalah tentang shalat jama’ qashar, yaitu shalat rukhshah karena udzur perjalanan jauh. Siswa merasa mudah untuk menghafal teorinya akan tetapi cukup sulit untuk memahami dan mempraktekkannya dalam konteks perjalanan jauh.

Masalah tersebut terjadi di kelas VII SMP Sunan Ampel. Prosestase ketuntasan klasikal siswa pada mata pelajaran PAI khususnya materi jama’ qashar masih rendah, yaitu hanya 35% siswa yang tuntas pada tes tulis dan 56 % siswa tuntas pada tes tindakan. Sedangkan kriteria katuntasan klasikal di sekolah ini adalah 80% siswa mencapai KKM 65.

Oleh karena itu, peneliti berusaha mencari solusi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam materi tersebut. Solusi yang diterapkan adalah strategi pembelajaran kontektual atau yang lebih dikenal sebagai Contextual Teaching and Learning (CTL). Strategi ini dipilih karena bermanfaat untuk memabantu siswa untuk konteks nyata sebuah materi pelajaran. Untuk menerapkan strategi CTL, peneliti memadukan tiga macam metode; Cooperative Learning, Direct Instruction dan Problem Based Intruction. Ketiga metode tersebut digunakan karena relevan dengan tujuh komponen utama CTL; kontruktifisme, inquiry, questioning, modeling, learning community, dan authentic assessment.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Di setiap siklus, kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari beberapa tahap; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Intrumen pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan tes. Sedangkan teknik analisis data mengunakan teknik prosentase untuk data kuantitatif dan teknik induktif untuk data kualitatif. Seluruh rangkaian penelitian ini dilaksanakan sejak tanggal 15 April sampai 30 Juni 2011.

Hasil penelitian siklus I menyatakan bahwa prosentase ketuntasan klasikal siswa hanya menigkat menjadi 62% untuk tes tulis dan 72 % untuk tes tindakan. dengan demikian, belum mencapai batas minimum yaitu 80%. Hal ini disebabkan oleh alokasi waktu dari proses pembelajaran kurang diperhitungkan dan soal cerita dalam tes tindakan kurang sederhana. Kegagalan tersebut diatasi pada siklus II dengan cara mengubah metode jigsaw dengan Student Team Achievemet Devision (STAD) pada pertemuan I dan lebih menekankan pada Direct instruction pada pertemuan II. Dengan perubahan tersebut, nilai siswa meningkat menjadi 82% dan 88% pada siklus II serta dinyatakan telah mencapai indikator keberhasilan.

Diterbitkan di: 20 April, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sampai berapa sikluskah strategi pembeljaran ini dpt trcpai...? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.