Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Pengertian Metodik Khusus

Pengertian Metodik Khusus

oleh: NhaMute    
ª
 
A. Pengertian Metodik Khusus

Metode mengajar adalah suatu tehnik penyampaian bahan pelajaran kepada murid. Ia dimaksudkan agar murid dapat menangkap pelajaran dengan mudah, elektif dan dapat dicerna oleh anak dengan baik. Oleh karena itu terdapat berbagai cara yang dapat ditempuh. Dalam memilih cara atau metode ini guru dibimbing oleh filsafat pendidikan yang dianut guru dan tujuan pelajaran yang hendak dicapai. Disamping itu, penting pula memperhatikan hakikat anak didik yang hendak dididik dan bahan pelajaran yang hendak disampaikan. Jadi metode itu hanyalah menentukan prosedur yang akan diikuti.

Dapat dilihat beberapa ayat Al-Qur’an yang dapat dijadikan petunjuk dalam membicarakan metode mengajar, yaitu “semua makna al-Qur’an itu ditanamkan kedalam hati Nabi Muhammad saw, dan dengan ucapan Nabi Muhammad lah al-Qur’an itu dilafalkan. Apabila makna al-Qur’an itu dibacakan (oleh Nabi Muhammad) maka ikutilah bacaan itu (ditujukan kepada sahabat nabi yang hadir sewaktu wahyu turun kepada nabi)”.

Ayat al-Qur’an ini memberikan gambaran kepada kita tentang metode mengajar dalam suatu proses belajar. Semua bahan pelajaran yang hendak diajarkan haruslah dikuasai oleh guru sebaik-baiknya.[1]

Secara kata “Metodik” itu berasal dari kata “metode” (method). Metode berarti suatu cara kerja yang sistematik dan umum, seperti cara kerja ilmu pengetahuan. Ia merupakan jawaban atas pertanyaan “ Bagaimana”. Metodik (Methodentic) sama artinya dengan metodologi, (methodology) yaitu suatu penyelidikan yang sistematis dan formulasi metode-metode yang akan digunakan dalam penelitian.

Metodik khusus berarti suatu penyelidikan khusus untuk suatu proyek. Dalam hal ini metodik adalah suatu cara dan siasat penyampaian bahan pelajaran tertentu dari suatu mata pelajaran agar siswa dapat mengetahui, memahami, mempergunakan dan kata lain menguasai bahan pelajaran tersebut.

Metodik pelajaran agama islam ialah suatu cara menyampaikan bahan pelajaran agama islam. Jika metodik tersebut dihubungkan dengan kata “khusus” maka ia berarti suatu cara khusus yang telah dipersiapkan dan dipertimbangkan untuk ditempuh dalam pengajaran keimanan, ibadah, akhlaq, dan berbagai mata pelajaran agama islam lainnya.

Dr. Ahmad Tafsir dalam bukunya menyatakan, bahwa metode pengajaran agama Islam adalah cara yang paling “efektif dan efesien” dalam mengajarkan agama Islam. Pengajaran yang efektif artinya pengajaran yang dapat dipahami murid secara sempurna. Pengajaran yang cepat adalah ialah pengajaran yang tidak memerlukan waktu yang lama. Dalam hal ini sering timbul banyak masalah. Sesuatu konsep dapat diajarkan dengan cepat, tetapi memerlukan peralatan yang mahal, bila peralatan tidak tersedia maka konsep itu diajarkan kurang cepat. Misalnya saja pengajaran shalat di sekolah dasar, ini akan cepat bila guru menggunakan rekaman video. Bila peralatan itu tidak tersedia maka terpaksalah guru mengajarkannya melalui demonstrasi, hasilnya akan tepat juga, tetapi memerlukan waktu yang lama. [2]

Bila membicarakan metode mengajar, umumnya orang menjelaskan lebih dahulu berbagai macam metode mengajar secara umum. Banyak sekali macam-macam metode seperti metode ceramah, Tanya jawab, diskusi, demontstrasi, penugasan dan resitasi, karya wisata dan lain-lain. Metode-motode yang disebutkan diatas memang tidak seluruhnya dapat digunakan dalam pengajaran agama Islam. Untuk pembahasan metode-metode itulah antara lain yang menjadi isi Metodologi Pengajaran Agama Islam. Arti dari Metodelogi itu sendiri adalah pembahasan tentang metode atau metode-metode. Jadi Metodelogi pengajaran agama Islam adalah pembahasan tentang metode atau metode-metode pengajaran agama Islam.[3]

.

[1] Zakiah Daradjat, Metodologi Pengajaran Agama Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1983), h. 61.

[2] Ahmad Tafsir,” Metodologi Pengajaran Agama Islam”, (Bandung:PT Remaja Rosdakarya Offset), 2007, h: 9

[3] Ahmad Tafsir,……. h: 11

[4] Zakiah Daradjat, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, (Jakarta: , 1981), h. 1-3.

Diterbitkan di: 21 Maret, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.