Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Pendidikan>Definisi Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran

Definisi Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran

oleh: JhoNY008     Pengarang : roni hariyadi
ª
 

Secara umum konsep adalah suatu abstraksi yang menggambarkan ciri­ciri umum sekelompok objek, peristiwa atau fenomena lainnya. mendefinisikan konsep sebagai berikut: (1) suatu gagasan/ide yang relatif sempurna dan bermakna, (2) suatu pengertian tentang suatu objek, (3) produk subjektif yang berasal dari cara seseorang membuat pengertian terhadap objek­objek atau benda­benda melalui pengalamannya (setelah melakukan persepsi terhadap objek/benda).

Pada tingkat konkrit, konsep merupakan suatu gambaran mental dari beberapa objek atau kejadian yang sesungguhnya. Pada tingkat abstrak dan komplek, konsep merupakan sintesis sejumlah kesimpulan yang telah ditarik dari pengalaman dengan objek atau kejadian tertentu.

Dengan menggunakan definisi pembentukan konsep, suatu pernyataan konsepsi dalam suatu bentuk yang berguna untuk merencanakan suatu unit pengajaran ialah suatu deskripsi tentang sifat­sifat suatu proses, struktur atau kualitas yang dinyatakan dalam bentuk yang menunjukkan apa yang harus digambarkan atau dilukiskan sehingga siswa dapat melakukan persepsi terhadap proses, struktur atau kualitas bagi dirinya sendiri.

Dalam hal ini, 3 macam konsep yaitu (1) konsep proses: tentang kejadian atau perilaku dan konsekuensi­konsekuensi yang dihasilkan bila terjadi, (2) konsep struktur: tentang objek, hubungan atau struktur dari beberapa macam, dan (3) konsep kualitas: sifat suatu objek atau proses dan tidak mempunyai eksistensi yang berdiri sendiri.

Konsep itu mempunyai lima elemen, yaitu: (1) nama, (2) contoh­contoh (positif dan negatif), (3) atribut (esensial dan non esensial), (4) nilai­nilai atribut, dan (5) aturan. Memahami konsep berarti mengetahui semua elemen dari konsep itu.

Pemahaman konsep menurut Rosser (Sumantri, 2010) adalah suatu konsep abstraksi yang mewakili suatu kelas objek­objek, kejadian­ kejadian, atau hubungan­hubungan yang mempunyai atribut yang sama.


Pemahaman konsep adalah tingkat kemampuan yang mengharapkan siswa mampu memahami

arti dari konsep, situasi, serta fakta yang diketahuinya.

Dari beberapa penjelasan mengenai pemahaman konsep, maka dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep adalah kemampuan untuk menangkap dan menguasai lebih dalam lagi sejumlah fakta yang mempunyai keterkaitan dengan makna tertentu. Pemahaman konsep penting bagi siswa karena dengan memahami konsep yang benar maka siswa dapat menyerap, menguasai, dan menyimpan materi yang dipelajarinya dalam jangka waktu yang lama.

Ada beberapa manfaat yang diperoleh dari pemahaman konsep, yaitu:

a. Konsep membuat kita tidak perlu ``mengulang­ulang pencarian arti' setiap kali kita menemukan informasi baru.

b. Konsep membantu proses mengingat dan membuatnya menjadi lebih efisien.

c. Konsep membantu kita menyederhanakan dan meringkas informasi, komunikasi dan waktu yang digunakan untuk memahami informasi tersebut.

d. Konsep­konsep yang merupakan dasar untuk proses mental yang lebih tinggi.

e. Konsep sangat diperlukan untuk problem solving.

f. Konsep menentukan apa yang diketahui atau diyakini seseorang.


Diterbitkan di: 18 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    referensi.a dari buku apa? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.